Hanya Ada di Musim Hujan, Ratusan Hewan Mata 3 Muncul di Amerika | Tulungagung TIMES

Hanya Ada di Musim Hujan, Ratusan Hewan Mata 3 Muncul di Amerika

Oct 18, 2021 10:49
Hewan bermata 3 (Foto:Wupatki National Monument )
Hewan bermata 3 (Foto:Wupatki National Monument )

JATIMTIMES - Lama menghilang, makhluk 1 ini mendadak kembali muncul di Amerika Serikat (AS). Hujan tentu membawa kehidupan, terutama di lingkungan yang gersang. 

Makhluk yang satu ini, mereka menunggu saat yang tepat untuk muncul di lingkungan. Hewan bermata 3 menampakkan diri pada musim hujan sejak akhir Juli lalu di Arizona Utara, AS. 

Baca Juga : Sering Jadi Camilan, Kacang Almon Bisa Bantu Tubuh dari Penyakit Mematikan

hewan-bermata-tiga-01518bd194437afeaf.png

Penemuan itu terjadi di sebuah lapangan upacara kuno di Wupatki National Monument, dekat Flagstaff, Arizona, AS. Saat itu, lapangan dipenuhi dengan air setelah hujan datang berhari-hari di Wupatki. 

Hewan tersebut diabadikan melalui unggahan Facebook Wupatki National Monument pada 26 Juli 2021. 

"Orang bisa dengan jelas melihat bahwa lapangan ini bisa digunakan sebagai reservoir air 900 tahun yang lalu. Satwa liar masih datang dan minum dari sini," tulis Lead Interpretation Ranger Wupatki National Monument Lauren Carter, dikutip melalui Live Science.

Saat air bisa bertahan cukup lama di kolam, kecebong mulai berdatangan. Carter berpikir hal ini masuk akal, lantaran kodok bisa keluar dari liang pelindung mereka untuk bertelur saat mereka menyadari kondisi yang kondusif untuk membesarkan anak.

Namun laporan para penjaga monumen nasional itu terus berdatangan, sehingga Carter memutuskan untuk mengeceknya sendiri. Ternyata, ia menemukan fakta jauh lebih menarik. Tak hanya kecebong yang ada di sana, ada juga makhluk lain.

"Kami terus menerus mendapatkan laporan ada berudu di kolam lapangan kuno tersebut. Saya pun mengecek langsung ke sana, meraup makhluk-makhluk itu menggunakan tangan tanpa ekspektasi apapun. Lalu saya melihat hewan aneh, apa itu? Saya tidak tahu," ucap Carter. 

Makhluk yang ada di tangannya itu tampak seperti fosil, berwarna merah muda. Bentuknya seperti kepiting tapal kuda atau belangkas yang ada di Indonesia dan memiliki 3 mata. 

Carter pun segera menyadari bahwa hewan itu adalah triops, atau yang juga dikenal sebagai 'udang kecebong' atau 'udang dinosaurus'. Triops berarti 'tiga mata' dalam bahasa Yunani.

Dalam postingannya, disebutkan bahwa makhluk itu secara teknis bukan berudu atau udang, melainkan krustasea.

Baca Juga : Menparekraf Sandiaga Uno Izinkan Anak di Bawah 12 Tahun Berwisata, Disporapar Kota Malang Izin Uji Coba Buka Kampung Tematik

 

Triops merupakan genus krustasea kecil dalam ordo Notostraca. Mereka hidup di kolam musim semi di Afrika, Australia, Asia, Amerika Selatan, Eropa, dan beberapa bagian Amerika Utara. Hewan tersebut kadang-kadang juga disebut fosil hidup karena penampilan luarnya tidak banyak berubah sejak periode Trias.

Krustasea bisa hidup dalam kondisi sekering itu karena memiliki adaptasi yang sangat khusus yang memungkinkan telur mereka bertahan hidup di tempat kering untuk jangka waktu lama. Kepiting tapal kuda kecil itu tampak berbaring menunggu sampai genangan air cukup lama untuk telur menetas.

Mereka tumbuh menjadi dewasa hanya dalam waktu seminggu, berkembang biak, dan bertelur lebih banyak untuk mengulangi siklus tersebut. Mereka juga menjadi makanan untuk burung seperti nighthawks yang hidup di sekitar monumen.

"Triops hanyalah contoh lain tentang bagaimana bahkan dalam kondisi terberat sekalipun. Kehidupan menemukan jalannya sendiri untuk bertahan," kata Carter.

Wupatki National Monument juga menjelaskan krustasea rata-rata memiliki panjang 2 hingga 3 inc dan telurnya tetap kering hingga 27 tahun sebelum menetas.

Mereka juga mengatakan meskipun lapangan itu telah terisi air selama 4 tahun terakhir, mereka tidak pernah melihat triops sebelumnya. Para penjaga kawasan monumen juga tidak tahu berapa lama lagi mereka harus menunggu musim hujan berikutnya untuk bisa melihat makhluk-makhluk menakjubkan tersebut.

Topik
hewan bermata tiga Wupatki National Monument Amerika Serikat berita viral

Berita Lainnya