Ini Indikator yang Jadikan Kota Blitar Percontohan New Normal | Tulungagung TIMES

Ini Indikator yang Jadikan Kota Blitar Percontohan New Normal

Oct 06, 2021 19:44
Tim Kemenkes RI saat kunjungan ke Kota Blitar.(Foto : Team JATIMTIMES)
Tim Kemenkes RI saat kunjungan ke Kota Blitar.(Foto : Team JATIMTIMES)

JATIMTIMES - Pemerintah Pusat menunjuk Kota Blitar sebagai satu-satunya daerah di Jawa-Bali yang melakukan uji coba new normal Covid-19. Hal itu diumumkan langsung Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi sekaligus koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Panjaitan. Uji coba ini seiring dengan diperpanjangnya PPKM Jawa-Bali mulai 5 hingga 18 Oktober.

Tenaga Ahli Kementerian Kesehatan RI Monica Nirmala dalam kunjungannya ke Kota Blitar, Selasa (5/10/2021) kemarin, menegaskan hanya Kota Blitar satu-satunya daerah di Jawa Bali yang telah memenuhi 8 indikator untuk menerapkan PPKM Level 1 New Normal.

Baca Juga : Lomba Kampung Bersinar di Mata Mantan Sekda Kota Malang

Adapun 8 indikator itu diantaranya, indikator tingkat transmisi yang meliputi kasus konfirmasi, perawatan rumah sakit dan  jumlah  kematian. Kemudian indikator kapasitas respon meliputi  testing, tracing dan testing. Serta indikator tambahan meliputi capaian vaksinasi Covid-19 dosis satu keseluruhan dan vaksinasi lansia.

Menurut Nirmala, banyak daerah yang belum memenuhi target capaian pemberian vaksinasi Covid-19 dosis pertama. Khususnya capaian vaksinasi pada lansia karena kesulitan menjangkau saat pelaksanaan vaksinasi.

“Capaian vaksinasi lansia di Kota Blitar saat ini melebihi target. Capainya 66,47 persen. Sedangkan vaksinasi keseluruhan dosis pertama sudah  mencapai 97, 27 persen," terang Nirmala.

Indikator tersebut, lanjut Nirmala, adalah faktor-faktor yang membuat Kota Blitar diijinkan menerapkan uji coba New Normal PPKM Level 1. Uji coba dilakukan dengan sejumlah  relaksasi pada kegiatan masyarakat yang wajib disiplin protokol kesehatan.

Dengan berjalanya uji coba ini, tim pusat akan secara berkala memantau perkembangan kasus Covid-19 di Kota Blitar. “Hal ini karena status level PPKM ini sifatnya dinamis, bisa berubah-ubah menyesuaikan aktivitas masyarakat selama 2 minggu ke depan,” terang Nirmala.

Baca Juga : Sehari, Tim Juri Lomba Kampung Bersinar Nilai 6 RW di 2 Kelurahan

Sementara itu Wali Kota Blitar Santoso berharap masyarakat tidak terlena dengan adanya kelonggaran sejumlah aktivitas di semua sektor di masa penerapan ujicoba New Normal PPKM Level 1. Di masa uji coba new normal ini Pemkot Blitar juga akan terus menggencarkan testing, tracing dan treatment serta vaksinasi sebagai upaya pengendalian penyebaran Covid- 19 di Kota Blitar.

"Alhamdulillah, langkah-langkah strategis yang kita terapkan membuat Kota Blitar menjadi percontohan uji coba new normal. Dalam Inmendagri untuk aturan-aturan PPKM level 1 sudah diatur semua di situ. Saya selaku kepala daerah berharap masyarakat tetap mematuhi aturan tersebut dan tidak terlena dengan euforia pelonggaran aktivitas" tandas Santoso.

Topik
Kota Blitar Uji Coba New Normal Kemenkes RI Walikota Blitar

Berita Lainnya