Usia Dini Masa Sensitif dan Kritis, Pembelajaran Anak Harus dengan Bermain | Tulungagung TIMES

Usia Dini Masa Sensitif dan Kritis, Pembelajaran Anak Harus dengan Bermain

Oct 04, 2021 09:54
Workshop permainan anak berbasis keluarga yang adakan  Jurusan PG PAUD Unesa. (Foto: ist)
Workshop permainan anak berbasis keluarga yang adakan Jurusan PG PAUD Unesa. (Foto: ist)

JATIMTIMES - Jurusan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini  Universitas Negeri Surabaya (PG PAUD Unesa) kembali mengadakan workshop. Kali ini workshop berkaitan dengan permainan anak berbasis keluarga.

Kajur PG PAUD Unesa Nurul Khotimah mengatakan, usia dini, yakni usia 0-6 tahun, merupakan masa sensitif dan kritis sehingga pembelajaran yang terjadi harus dilaksanakan dengan cara bermain. Hal ini dikarenakan dunia anak adalah dunia bermain sehingga pembelajaran yang dilaksanakan dari rumah juga harus melalui kegiatan bermain.

Baca Juga : Menteri Perdagangan: Dunia Akan Saksikan dan Akui Potensi Indonesia

Permasalahan yang terjadi, lanjut Nurul, tidak semua orang tua memahami bagaimana cara bermain dengan anak. Ada yang beranggapan bahwa fasilitas di rumah tidak memadai untuk mendukung belajar anak. 

Selain itu, masa pandemi covid-19 membuat kegiatan anak tidak lagi sekadar berada di lingkungan sekolah. Namun pihak keluarga merupakan lingkungan penting karena anak banyak menghabiskan waktunya.

"Menanggapi permasalahan itu, Jurusan PG PAUD melalui tim pengabdian kepada masyarakat menyelenggarakan workshop permainan anak berbasis keluarga," kata Nurul Khotimah. Senin (4/10/2021).

Dijelaskan, sasaran workshop adalah  guru TK di Kecamatan Karangbinangun, Kabupaten Lamongan, yang artinya juga bekerja sama dengan IGTKI-PGRI wilayah setempat dan diharapkan nantinya lembaga TK di Kecamatan Karangbinangun dapat mempraktikkannya di lembaga masing-masing. "Kegiatan ini merupakan wujud dari komitmen Unesa untuk berkontribusi secara nyata di masyarakat," jelas dia.

Nurul berharap,  dengan diadakannya MoU antara PG PAUD Unesa dengan IGTKI-PGRI Kecamatan Karangbinangun, akan semakin banyak kegiatan peningkatan kualitas guru PAUD yang bisa dilakukan.

Sementara itu, Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan Karangbinangun Malik mengatakan, kegiatan workshop seperti ini sangat bermanfaat bagi lembaga TK. Karena itu, pihaknya menyambut baik adanya kegiatan itu.

Baca Juga : Mabuk saat Pesta Miras, Siswi MTs Diperkosa Teman Sendiri

Malik berharap, di lain waktu bisa diadakan lagi kegiatan serupa. Pihaknya juga siap memberikan fasilitas yang lebih baik  karena dalam waktu dekat akan dibangun ruang pertemuan yang lebih luas dan lengkap fasilitasnya. 

Senada dengan Malik, pengawas lembaga TK di Kecamatan Karangbinangun Siti Kholisah mengatakan, egiatan ini sangat diminati oleh para guru di lembaga TK. Hal itu terlihat dari antusias peserta dalam membuat permainan serta memraktikkan permainan dengan semangat.

"Ke depan saya berkeinginan untuk mengadakan kegiatan serupa di wilayah lain di Kabupaten Lamongan," ungkap Siti Kholisah.

Untuk diketahui, kegiatan Workshop dilaksanakan pada Minggu (3/10/2021) pukul 08.00-13.00 WIB dan diikuti oleh 33 lembaga di bawah IGTKI-PGRI Kecamatan Karangbinangun. Metode yang digunakan adalah dengan pemaparan konsep peran keluarga pada perkembangan anak. Kemudian dilanjutkan dengan workshop pembuatan permainan anak dengan menggunakan benda-benda yang ada di rumah dan dekat dengan anak.

Topik
Pendidikan Anak Usia Dini Pembelajaran anak usia dini Unesa Surabaya

Berita Lainnya