Tingginya Partisipasi Masyarakat dan Sarpras Mumpuni, Hantarkan SMPN 1 Sendang Raih Penghargaan | Tulungagung TIMES

Tingginya Partisipasi Masyarakat dan Sarpras Mumpuni, Hantarkan SMPN 1 Sendang Raih Penghargaan

Sep 29, 2021 19:29
Kepala SMPN 1 Sendang Zaenal Komarudin saat menerima penghargaan dari Disdikpora Tulungagung. (Foto: Zaenal K/TulungagungTIMES)
Kepala SMPN 1 Sendang Zaenal Komarudin saat menerima penghargaan dari Disdikpora Tulungagung. (Foto: Zaenal K/TulungagungTIMES)

JATIMTIMES - Tingginya partisipasi masyarakat terhadap kebersihan lingkungan serta bagusnya sarana prasarana sekolah dalam mendukung percepatan penanganan Covid-19, berhasil menghantarkan SMPN 1 Sendang mendapat penghargaan dalam lomba "Si pelajar terdepan" kesiapan pembelajaran tatap muka terbatas di masa Pandemi Tahun 2021 dari Disdikpora Kabupaten Tulungagung.

"Lomba persiapan PTMT (Pembelajaran Tatap Muka Terbatas) kami mendapat Juara harapan 2," kata Kepala SMPN 1 Sendang Drs. Zaenal Komarudin, M.Pd. Rabu  (29/9/2021).

Baca Juga : Adanya Program Merger PTS Tak Sehat, Wakil Ketua FRI: Perlu Dipikirkan dengan Matang 

 

Menurut Zaenal, dalam perlombaan persiapan PTMT ini ada 30 instrumen penilaian. Antara lain mengenai persiapan sarana dan prasarana, persiapan regulasi sekolah, dan partisipasi warga untuk PTMT.

Partisipasi masyarakat yang dimaksud, terutama dari komite dan warga sekitar sekolah yang mana warga ikut menjaga kebersihan lingkungan sekitar sekolah.

Selain itu, juga tingkat kepatuhan masyarakat terhadap aturan dari sekolah untuk tidak berjualan dulu selama masa Pandemi covid-19 atau masa pelaksanaan PTMT.

"Salah satu penilaiannya kantin harus tutup, dengan memberikan pengertian kepada masyarakat semua disiplin terhadap aturan," katanya.

Untuk komite sekolah, lanjutnya, juga gayung bersambut dalam mendukung aturan yang diterbitkan sekolah yang pada intinya juga membantu sosialisasi adanya lomba persiapan PTMT.

Zaenal mengaku, langkah awal yang dilakukannya adalah melakukan sosialisasi mulai dari warga sekitar sekolah, siswa, guru, karyawan dan satgas covid-19 Kecamatan Sendang. Setelah itu pihaknya membentuk kelompok kerja untuk mempersiapkan sarana dan prasarana, administrasi, kemudian SOP untuk PTMT.

"Untuk siswa, sesuai dengan SKB 4 Menteri pengaturan belajarnya untuk siswa masuk sehari hanya 2 jam dan seminggu 2 hari," ungkapnya.

Dijelaskannya, secara teknis pembagian jadwal masuk PTMT SMPN 1 Sendang disesuaikan dengan tingkatan, misal hari Senin-Selasa kelas 7, Rabu-Kamis kelas 8, dan Jum'at-Sabtu kelas 9 dan jam pelajaran dimulai dari pukul 07.00-10.00 WIB.

SMPN 1 Sendang sendiri memiliki total siswanya berjumlah 608 siswa. Terdiri dari 20 rombel (rombongan belajar), kelas 7 ada 7 rombel, kelas 8 ada 6 rombel dan kelas 9 ada 7 rombel yang artinya secara tidak langsung memenuhi aturan yang diberlakukan pemerintah bahwa siswa yang masuk setiap harinya adalah 1/3 (satu per tiga) dari jumlah siswa.

Baca Juga : Bank Jatim Launching Pembayaran Tiket Bus AKDP Secara Cashless  

 

"Ini pas, pertingkat rata-rata sekitar 200 siswa yang masuk," jelasnya.

Sementara untuk vaksinasi siswa, kata Zaenal, mulai dari kelas 7-9 hampir seluruh siswa sudah melakukan vaksin dan jika di prosentase sudah lebih dari 90%. Sedangkan siswa yang belum dilakukan vaksin dikarenakan beberapa alasan. Salah satunya pada waktu vaksinasi ada siswa yang belum cukup umur, serta ada siswa yang dalam kondisi sakit batuk pilek dan yang mempunyai penyakit bawaan.

Zaenal juga mengungkapkan, sejak dimulainya PTMT belum ada kendala yang terjadi. Artinya belum ada siswa yang sakit waktu berada di sekolah. Hal itu dikarenakan Disdikpora dan sekolah sudah mengeluarkan edaran bagi siswa yang sakit untuk istirahat di rumah saja.

Selain itu, pihak sekolah juga telah melakukan screening mulai disiapkannya droop zone, wajib pakai masker, penyemprotan disinfektan, serta pengukuran suhu tubuh sebelum siswa masuk lingkungan sekolah.

"Kita sudah menyiapkan ruang isolasi 2 tempat, untuk laki-laki dan perempuan. Tapi Alhamdulillah mulai awal masuk hingga sekarang belum terpakai ruang isolasi itu," ungkapnya.

Sebagai Kepala Sekolah, Zaenal berharap agar pandemi covid-19 segera berakhir sehingga jam PTMT bisa ditambah atau frekwensi kehadiran siswa ditambah sehingga prosentase tatap muka bisa lebih tinggi.

Untuk diketahui, lomba "si pelajar terdepan" kesiapan pembelajaran tatap muka terbatas di masa pandemi Tahun 2021, diselenggarakan oleh Disdikpora Tulungagung pada bulan Juni 2021 lalu. Program ini merupakan program untuk mengukur kesiapan sekolah dalam melaksanakan PTMT tahap pertama namun terkendala angka covid-19 yang meningkat di Kabupaten Tulungagung beberapa bulan yang lalu.

Topik
pembelajaran tatap muka Vaksinasi Kabupaten Tulungagung smpn 1 sendang berita tulungagung Berita Jatim

Berita Lainnya