Dimasuki Ikan Lele Sebagai Bentuk Kritik, Jalan di Tulungagung ini Tak Kunjung Diperbaiki | Tulungagung TIMES

Dimasuki Ikan Lele Sebagai Bentuk Kritik, Jalan di Tulungagung ini Tak Kunjung Diperbaiki

Sep 21, 2021 19:07
Kondisi jalan Desa Aryojeding yang tergenangi air setelah turun hujan. (Foto: Sholikin for TulungagungTIMES)
Kondisi jalan Desa Aryojeding yang tergenangi air setelah turun hujan. (Foto: Sholikin for TulungagungTIMES)

JATIMTIMES - Meski sudah lebih dari 2 tahun lamannya, Jalan Desa Aryojeding, Kecamatan Rejotangan yang mengalami kerusakan tak kunjung diperbaiki. Padahal, jalan yang berhimpitan langsung dengan Balai Desa Aryojeding itu bila turun hujan terjadi genangan air yang mirip kolam ikan.

Bahkan, masyarakat disekitar jalan itu harus membuat gundukan tanah agar air dari jalan tidak meluber dan masuk ke dalam rumah warga.

Baca Juga : Korban Meninggal Lakalantas Tuban Meningkat 2,8 Persen dari Tahun Lalu

"Tahun lalu sama warga sudah dilepasi ikan agar pemerintah memperhatikan," kata salah satu Warga Desa Aryojeding Sholikin, Selasa (21/9/2021).

Menurut Sholikin, saat hujan turun kondisi jalan di depan rumahnya itu selalu tergenangi air. Hal itu disebabkan karena tidak adanya saluran pembuangan air, sehingga air hujan berkumpul jadi satu di jalan.

Karena sering tergenangi air, lanjutnya, membuat jalan itu menjadi rusak dan semakin cukung di tengah.

"Ini butuh pembuangan air kemudian baru diperbaiki jalannya," ucapnya.

Sholikin juga menyayangkan, jalan yang berhimpitan langsung dengan kantor pelayanan masyarakat Desa (Balai Desa) justru terbengkalai dan tidak segera diperbaiki.

Selain itu pihak Pemdes sendiri, justru terkesan pasif dan tidak ada komunikasi dengan Pemerintah Daerah terbukti sudah lebih 2 tahun belum ada solusi dari jalan yang tergenangi air itu.

Baca Juga : DIhantam Angin Puting Beliung, Wabup Banyuwangi Turun dan Bantu Sembako Warga Terdampak

"Harusnya segera ada alternatif penyelesaian, karena sudah 2 tahun lebih seperti ini, apalagi jalan ini berdekatan dengan Balai Desa dan Jalan Provinsi," ungkapnya.

Sebagai warga setempat, Sholikin sangat prihatin dan kasihan dengan warga sekitar karena waktu hujan turun warga harus sibuk membuat gundukan tanah untuk membendung air agar tidak masuk rumah.

"Saya berharap pemerintah daerah segera memperhatikan, karena jalan itu secara administrasi masuk jalan Kabupaten," tutupnya.

Topik
Jalan Rusak Kabupaten Tulungagung genangan air

Berita Lainnya