Peduli Nelayan, Dewan Tulungagung Dukung Pendirian Stasiun Bahan Bakar di Pantai Selatan | Tulungagung TIMES

Peduli Nelayan, Dewan Tulungagung Dukung Pendirian Stasiun Bahan Bakar di Pantai Selatan

Sep 09, 2021 18:51
Ketua Komisi B DPRD Tulungagung Susilowati. (Foto: Muhsin/TulungagungTIMES)
Ketua Komisi B DPRD Tulungagung Susilowati. (Foto: Muhsin/TulungagungTIMES)

JATIMTIMES - DPRD Tulungagung mendukung rencana pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) di wilayah pesisir pantai selatan. Dengan keberadaan SPBN, diharapkan mampu menjawab permasalahan dari para nelayan terkait kebutuhan bahan bakar minyak.

Dukungan itu diberikan wakil rakyat setelah digelarnya audiensi antara nelayan pantai selatan Tulungagung dengan Dinas Perikanan, UPT Pelabuhan Perikanan Pantai Popoh, dan Pertamina 4 Depo Kediri. 

Baca Juga : Antisipasi Overload dan Kurangi Dampak Bau, DLHKP Normalisasi Kolam Air Lindi TPA Kota Kediri

"Dalam rapat kemarin kita mendukung untuk mengajukan SPBN di daerah pesisir pantai selatan," kata Ketua Komisi B DPRD Tulungagung Susilowati melalui whatsapp. Kamis (9/9/2021).

Selain itu, Komisi yang membidangi Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat ini  juga merekomendasikan untuk segera melakukan pendataan terhadap nelayan dan segera membentuk wadah khusus nelayan atau Koperasi nelayan.

Pendataan nelayan, kata Susi, akan dijadikan dasar untuk mencari surat rekomendasi, sehingga para nelayan bisa melakukan pembelian BBM di SPBU sesuai kebutuhan mereka. Mengingat jarak tempuh untuk membeli BBM yang lumayan jauh, dan cara pembelian yang memakai jerigen tentunya membawa resiko tersendiri bagi nelayan.

"Kita merekomendasikan untuk segera mendata nelayan untuk membentuk suatu wadah atau koperasi," kata wanita yang akrap disapa Susi itu.

Baca Juga : Pakai Jaring Cantrang, Seorang Nelayan Asal Lamongan Disidang di PN Gresik

Diungkapkannya, peserta audiensi adalah perwakilan nelayan dari pantai Klathak, Pantai Popoh, Kalidawir dan Tanggunggunung yang menyampaikan keluhan dan aspirasi terkait kesulitan para nelayan dalam mendapatkan BBM dikarenakan pihak SPBU tidak mau melayani kalau tidak ada surat rekomendasi dari Dinas Perikanan atau UPT pelabuhan perikanan pantai popoh.

"Kemarin DPRD memfasilitasi untuk duduk bersama membahas apa yang menjadi permasalahan para nelayan dan instansi terkait, sehingga mendapatkan solusinya," tutupnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Pantai selatan berita tulungagung susilowati

Berita Lainnya