06/12/2022 Perkuat Pemasaran dan Promosi Tembakau Khas Blitar, Petani Selopuro Dibekali Strategi Digital Marketing | Tulungagung TIMES

Perkuat Pemasaran dan Promosi Tembakau Khas Blitar, Petani Selopuro Dibekali Strategi Digital Marketing

Sep 09, 2021 14:32
Petani Desa Mandesan mendapatkan bekal materi strategi pemasaran.(Foto : Aunur Rofiq/JATIMTIMES)
Petani Desa Mandesan mendapatkan bekal materi strategi pemasaran.(Foto : Aunur Rofiq/JATIMTIMES)

Pewarta: Aunur Rofiq | Editor: Pipit Anggraeni

JATIMTIMES - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar melalui Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertapa) berupaya memperkuat  digital marketing bagi petani tembakau. Digital marketing ini sebagai media promosi potensi pertanian di Kabupaten Blitar yang kian hari menunjukkan trend positif.

Pembekalan strategi pemasaran memanfaatkan digital marketing seperti yang dilaksanakan Dispertapa di Desa Mandesan, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar, Kamis (9/9/2021). Di kegiatan ini Dispertapa menghadirkan pemateri dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Ketindan Malang. Peserta dari pelatihan ini adalah petani tembakau dari Kelompok Tani (Poktan) Makaryo Tani Desa Mandesan sejumlah 18 orang.

Baca Juga : Hadapi Borneo FC, Bagaskara Bakal Perkuat Lini Depan Persik

 

Kepala Seksi (Kasi) Tanaman Tahunan Dispertapa Kabupaten Blitar, Anita Arif Rahayu menyampaikan, materi strategi pemasaran dengan memanfaatkan digital marketing ini diberikan sebagai bagian sub materi dalam pelatihan pemasaran dan analisis usaha tani.

“Market pemasaran online lebih luas. Memang untuk tembakau sulit karena ada tengkulak. Tapi paling tidak bisa mempromosikan potensinya. Pola ini juga bisa petani terapkan untuk komoditas lain, karena tanaman mereka tidak hanya tembakau,” kata Anita.

Anita menambahkan, sesuai dengan tema dalam pelatihan ini para petani di Desa Mandesan juga diberikan wawasan mendalam terkait dengan pemasaran dan menghitung analisis usaha tani. Diharapkan dengan pelatihan ini petani bisa menjual batas minimal produknya.

“Dengan hitungan ini petani akan tahu dia untung apa rugi. Kadang kan tidak pernah dihitung biaya produksinya berapa. Dijualnya Cuma ngikut harga pasar. Padahal dia punya nilai batas, BEP nya dihitung sehingga setiap tahun dia tahu untung apa rugi,” tukasnya.

Para petani di Desa Mandesan nampak antusias mengikuti jalanya kegiaan. Dalam agenda ini mereka mendapatkan paparan materi dari pemeteri yang didatangkan dari Unisma Malang. Dalam paparannya, Dosen Fakultas Pertanian Unisma Malang, Isdianto menyampaikan dewasa ini digital marketing sudah merupakan bagian wajib dari sebuah bisnis.

“Kami mendorong agar petani di Selopuro setelah ini berani membidik pasar dengan memanfaatkan platform digital,” ungkap Isdianto.

Petani di Kecamatan Selopuro adalah petani yang menanam tembakau khas Blitar yakni tembakau selopuro. Dalam memasarkan produknya, mereka menjualnya kepada tengkulak. Diharapkan dengan pemasaran digital ini potensi mereka akan diketahui dan dibidik oleh banyak kalangan pebisnis tembakau dari luar daerah.

“Dengan pemasaran digital kita harapkan akan banyak mitra-mitra dari luar daerah yang datang ke Selopuro untuk bermitra dengan petani-petani tembakau disini,” imbuhnya.

Baca Juga : Peringati Haornas 2021, KONI Kota Batu Lepas 15 Atlet, Mekanik, dan Pelatih di PON XX

 

Lebih dalam Isdianto menyampaikan, mempromosikan produksi dan potensi tembakau melalui platform digital bisa dilakukan secara gratis. Diantaranya dengan memanfaatkan video You Tube dan fliyer yang disebar melalui media sosial.

Selain materi teori, dalam pelatihan ini petani juga diajak untuk praktek membuat konten untuk promosi digital.

“Promosi kita pilih dengan yang tidak berbayar tapi tetap tidak mengurangi arti dari sarana itu. Di pelatihan ini petani kita ajari untuk mempromosikan keunggulan dari keistimewaan tembakau selopuro,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, Kecamatan Selopuro dikenal sebagai daerah penghasil tembakau khas Blitar. Tembakau Selopuro pernah mendunia dan hingga kini masih menjadi ikon tembakau Kabupaten Blitar. Masih bertahannya tembakau selopuro di tengah gempuran zaman tak lepas dari peran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar.

Ya, Pemkab Blitar melalui Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertapa) tak henti-hentinya menelurkan program untuk melestarikan dan meningkatkan kualitas dari tembakau selopuro. Tak ketinggalan pula para petani juga mendapatkan perhatian. Kali ini petani tembakau dari Desa Mandesan, Kecamatan Selopuro mendapatkan pelatihan manajemen pertanian terpadu dalam kelompok dari Dispertapa. Pelatihan digelar selama 6 hari dimulai pada Senin (6/9/2021).

Selama 6 hari pelatihan, para petani akan mendapatkan materi dari sejumlah narasumber. Materi akan disampaikan oleh narasumber yang kompeten diantaranya dari P4S Alam Lestari, P4S Lestari, KPTLMI dan Unisma Malang. (Adv/Kmf)

Judul berita Perkuat Pemasaran dan Promosi Tembakau Khas Blitar, Petani Selopuro Dibekali Strategi Digital Marketing.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Topik
Petani Tembakau dispertapa kabupaten blitar

Berita Lainnya