Tinjau Persiapan Sekolah Tatap Muka, Kapolres Tulungagung Dampingi Bupati dan Forkopimda Tinjau Kesiapan Sekolah | Tulungagung TIMES

Tinjau Persiapan Sekolah Tatap Muka, Kapolres Tulungagung Dampingi Bupati dan Forkopimda Tinjau Kesiapan Sekolah

Sep 08, 2021 19:25
Kapolres Tulungagung, AKBP Handono Subiakto bersama Bupati Maryoto Birowo / Foto : Istimewa / Tulungagung TIMES
Kapolres Tulungagung, AKBP Handono Subiakto bersama Bupati Maryoto Birowo / Foto : Istimewa / Tulungagung TIMES

JATIMTIMES - Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto bersama Bupati Maryoto Birowo dan segenap Forkopimda meninjau pelaksanaan PTMT (Pembelajaran Tatap Muka Terbatas) di beberapa sekolah. Sekolah yang dikunjungi di antaranya SDN 1 Kampungdalem, SMPN 1 Tulungagung, SMAN 1 Boyolangu, MTSN 1 Tulungagung, SDN 1 Boyolangu dan SMPN 2 Campurdarat Kabupaten Tulungagung, Rabu (8/9/2021).

Kabupaten Tulungagung memastikan seluruh lembaga pendidikan akan menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas untuk TK, SD dan SMP sederajat, mulai Kamis (09/09/2021) besok. 

Baca Juga : Antusias, Vaksinasi Covid-19 di Desa Tunggulsari Tulungagung Ini Melebihi Target Sasaran

Bupati Tulungagung Maryoto Birowo mengatakan, PTM dilakukan karena status COVID-19 di wilayahnya saat ini telah turun dari level 4 ke level 3. “Mengingat Kabupaten Tulungagung untuk PPKM berada di Lavel 3, sesuai ketentuan Inmendagri No 39 Tahun 2021 untuk pembelajaran tatap muka sudah diperbolehkan dengan terbatas dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat," kata Maryoto. 

Untuk jumlah SMP yang negeri di Tulungagung menurut bupati ada 47, sedangkan SD yang negeri ada 576 lembaga. 

Saat kegiatan monitoring, rombongan meninjau tiap ruang kelas yang didahului memantau para siswa yang mau masuk ke lokasi sekolah untuk diperiksa suhu badan. “Persiapan sudah bagus, untuk guru sudah divaksin, kemudian untuk siswa mulai divaksin. Sedangkan fasilitas kelas seperti meja sudah ditata, meja juga sudah di pasang penyekat," ujarnya. 

Dalam monitoring PTMT ini, Forkopimda mengimbau untuk tetap mengikuti aturan Prokes yang diterapkan yakni tetap menerapkan 5 M. “Kami berharap Prokes harus benar-benar dijalankan, sistem pembelajaran harus ditaati sesuai tehnik yang sudah disampaikan," pesan Bupati Maryoto. 

Sistem pembelajaran tatap muka akan disesuaikan dengan jumlah siswa di setiap lembaga pendidikan. Jika jumlah siswa dinilai cukup banyak, maka persentase siswa yang masuk lebih kecil.

Masing-masing sekolah telah menyiapkan skema dan sistem pembelajaran tatap muka, yang relatif aman dari potensi penyebaran COVID-19.

Baca Juga : Dukung Kebutuhan Gula Dalam Negeri, Petrokimia Kolaborasi Tanam Tebu

Mulai dari penyiapan perlengkapan cuci tangan, pengukur suhu, hingga pengaturan tempat duduk siswa di setiap ruang kelas.

Para siswa yang masuk sekolah harus mendapatkan izin dari orang tua masing-masing. Jika dirasa kurang yakin maka orang tua bisa memilih opsi pembelajaran jarak jauh atau daring.

Bagi siswa selain 5 M untuk sementara tidak berjabat tangan kemudian kantin atau warung ditiadakan atau ditutup, mengingat kondisi pandemi jangan sampai ada kerumunan dan kalau bisa membawa bekal dari rumah.

Turut hadir dalam rombongan Bupati antara lain Ketua DPRD, Kapolres, Dandim 0807,  Kajari, Plt Kadisdikpora dan Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung. 

Topik
Maryoto Birowo handono subiakto

Berita Lainnya