Jaminan Surga Bagi yang Membacanya, Ini Amalan yang Dianjurkan Rasulullah SAW | Tulungagung TIMES

Jaminan Surga Bagi yang Membacanya, Ini Amalan yang Dianjurkan Rasulullah SAW

Sep 05, 2021 08:30
Ilustrasi berdoa. (Foto: Pinterest).
Ilustrasi berdoa. (Foto: Pinterest).

JATIMTIMES - Doa merupakan bagian dari ibadah yang dianjurkan untuk diamalkan oleh setiap muslim. Dalam keadaan apapun, saat sedang susah, perlu bantuan dan yang lainnya, umat muslim diminta selalu berdoa kepada Allah SWT.

Dari An-Nu’man bin Basyir radhiyallahu 'anhuma, dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Doa adalah ibadah." (HR Abu Daud dan Tirmidzi).

Baca Juga : Beri Edukasi dan Pelatihan Pada Ahli Waris Pekerja, Gelar Kreasi BPJAMSOSTEK 2021 Diadakan

Maka tidak heran, kalau doa mempunyai peranan penting dalam hidup kita. Segala sesuatu yang telah dicapai, terdapat campur tangan doa yang kita panjatkan.

Salah satu doa yang mulia dan dianjurkan dibaca yakni, Doa sayyidul istighfar. Beberapa riwayat mengatakannya sebagai istighfar yang paling baik.

Dikutip dari buku 'Tiket ke Surga (Doa-doa Mustajab)' oleh Abdul Majid dan Isfa'udin, sayyidul istighfar adalah rajanya doa. Membaca doa ini akan menghindarkan diri dari perbuatan dosa.

"Kita disarankan untuk membaca doa sayyidul istighfar itu setiap pagi dan sore, karena doa tersebut adalah doa rajanya doa, apalagi dibacakan setiap selesai sholat fardu, agar terhindar dari perbuatan dosa," salah satu kutipan dalam tulisan itu.

Mengapa dianjurkan di waktu pagi dan petang?Waktu pagi menjadi waktu yang istimewa untuk berdoa dan meminta ampunan kepada Allah SWT. Apalagi setelah melakukan salat Subuh. Bahkan, Rasulullah SAW mengatakan ketidaksukaannya jika ada umatnya yang memilih untuk tidur kembali setelah salat Subuh.

"Sungguh jika aku mendengar bahwa seorang itu tidur di waktu pagi maka aku pun merasa tidak suka dengan dirinya." (HR Ibnu Abi Syaibah).

Seorang muslim yang membaca Doa Sayyidul Istighfar setiap pagi dan petang mereka termasuk dalam golongan ahli surga.

Imam An-Nawawi menyebut Sayyidul Istighfar sebagai lafal yang baik dan utama dibaca setelah salat subuh.

Baca Juga : Bung Edi Sebut RIB Harus Bisa Bersinergi dengan Pemerintah

Dalam sebuah hadits riwayat Bukhari dan An Nasa-i juga disebutkan, membaca sayyidul istighfar memiliki keutamaan luar biasa. Terlebih ketika doa ini dibaca setiap pagi dan petang. Hal itu sesuai juga dengan sabda Rasulullah SAW.

Rasulullah bersabda: "Barangsiapa mengucapkannya di waktu siang dengan penuh keyakinan lalu meninggal pada hari itu sebelum waktu sore, maka ia termasuk penghuni surga. Barangsiapa membacanya di waktu malam dengan penuh keyakinan lalu meninggal sebelum masuk waktu pagi, maka ia termasuk penghuni surga." (HR Bukhari dan An-Nasa'i).

Berikut bacaan doa Sayyidul Istighfar

Allaahumma anta rabbii, laa ilaaha illaa anta khalaqtanii. Wa anaa 'abduka, wa anaa 'alaa 'ahdika wa wa'dika mastatha'tu. A'uudzu bika min syarri maa shana'tu. Abuu'u laka bini'matika 'alayya. Wa abuu'u bidzanbii. Faghfirlii. Fa innahuu laa yaghfirudz dzunuuba illaa anta.

Artinya: Hai Tuhanku, Engkau Tuhanku. Tiada tuhan yang disembah selain Engkau. Engkau yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku berada dalam perintah iman sesuai perjanjian-Mu sebatas kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang kuperbuat. Kepada-Mu, aku mengakui segala nikmat-Mu padaku. Aku mengakui dosaku. Maka itu ampunilah dosaku. Sungguh tiada yang mengampuni dosa selain Engkau.

Topik
istighfar istighfar Rasulullah SAW doa

Berita Lainnya