Terkait Dana Kredit Ngendon 6 Miliar, Bupati Tulungagung Akan Lakukan Pencermatan dan Perincian Lebih Lanjut | Tulungagung TIMES

Terkait Dana Kredit Ngendon 6 Miliar, Bupati Tulungagung Akan Lakukan Pencermatan dan Perincian Lebih Lanjut

Aug 13, 2021 17:59
Bupati Tulungagung Maryoto Birowo saat dikonfirmasi usai rapat paripurna di Gedung DPRD Tulungagung. Jum'at 13/08/2021. (Foto: Muhsin/ TulungagungTIMES).
Bupati Tulungagung Maryoto Birowo saat dikonfirmasi usai rapat paripurna di Gedung DPRD Tulungagung. Jum'at 13/08/2021. (Foto: Muhsin/ TulungagungTIMES).

TULUNGAGUNGTIMES - Bupati Tulungagung Maryoto Birowo menyampaikan, akan melihat, mencermati dan merinci lebih lanjut terkait dengan temuan dari Komisi C DPRD Tulungagung dalam menjalankan fungsi pengawasan pada PT BPR Bank Tulungagung yang hingga tengah semester Tahun 2021 ada 6 Milyar Rupiah dana kredit yang belum terserap.

"Kita lihat yang mana itu, kita rinci lebih lanjut, kita cermati dulu," kata Bupati Tulungagung Maryoto Birowo usai menghadiri sidang Paripurna di Kantor DPRD Tulungagung, Jum'at (13/08/2021).

Baca Juga : Stokphile Terpadu Diharapkan Jadi Sarana Kontrol Tambang Pasir Lumajang

Menurut Maryoto, dana itu kalau peruntukannya sudah ditentukan harus segera dilaksanakan dan jangan sampai ngendon, apalagi untuk pelaksanaan aktivitas.

Sebagai bupati, Maryoto juga menegaskan dana-dana yang penggunaannya sudah diprogramkan dan sudah ditentukan pos-pos penggunaannya wajib untuk segera dilaksanakan.

"Dana-dana yang penggunaannya sudah diprogramkan dalam pos-pos penggunaan harus segera dilaksanakan, gitu lo," tegas Maryoto.

Sebelumnya, dalam menjalankan fungsi pengawasan, Komisi C DPRD Tulungagung menemukan hingga tengah semester Tahun 2021 ada 6 Miliar Rupiah dana kredit yang belum terserap di PT BPR Bank Tulungagung.

Hal itu diketahui oleh komisi yang membidangi keuangan dan kesehatan usai melakukan sidak pada Kantor PT BPR Bank Tulungagung kemarin, Kamis 12/08/2021.

"Hasil pengawasan di BPR Tulungagung, saat ini masih ada dana 6 M untuk UMKM dengan bunga 6% per tahun," kata Wakil Ketua Komisi C DRPD Tulungagung Heru Santoso melalui Whatsapp, Jum'at (13/08/2021).

Menurut Heru, besarnya dana yang belum terserap dikarenakan pandemi covid-19 sehingga yang mengajukan kredit UMKM turun. Selain itu, dari hasil analisa yang dilakukan oleh PT BPR Bank Tulungagung, efek pandemi covid-19 membuat masyarakat saat ini ada kebingungan dan keraguan dalam menjalankan usaha, dan mereka cenderung menunggu perkembangan pandemi covid-19 untuk memulai usaha kembali.

"Artinya bukan kinerja BPR kurang atau tidak mampu dalam menjaring marketing, tapi lebih dikarenakan sektor ekonomi yg melemah karena situasi yang tidak menentu karena dampak pandemi covid-19," jelasnya.

Diungkapkannya, PT BPR Bank Tulungagung sebenarnya sudah memberikan kelonggaran dan kemudahan administrasi dalam mengajukan kredit, tapi upaya itu tidak memberikan pengaruh yang signifikan.

Baca Juga : Seluruh Desa dan Kelurahan di Kabupaten Blitar Gabung Salam Sak Jangkah, Dirjen Dukcapil Beri Apresiasi

Sehingga Komisi C melanjutkan pengawasannya dengan melihat beberapa kantor kas BPR Tulungagung yang ada di Pasar Ngemplak dan Boyolangu.

Dibandingkan tahun kemarin, kata Heru, ada selisih serapan anggaran yang cukup signifikan dan untuk tahun ini penurunnya hampir 50% dari tahun kemarin.

Sebagai komisi yang membidangi, pihaknya menyarankan atau merekomendasikan agar PT BPR Bank Tulungagung semakin intens melakukan promosi dan jemput bola khusunya untuk program kredit UMKM.

"Dan kita minta ada kelonggaran, kemudahan yang diberikan dalam proses pengajuan kredit UKMnya," tutupnya.

Terpisah, Direktur Utama PT BPR Bank Tulungagung melalui staff umumnya Jamal mengatakan, pihaknya secara pribadi tidak berani menjelaskan karena harus menunggu siapa yang ditunjuk oleh pimpinan dalam memberikan penjelasan keluar.

Jamal menyarankan, jika ingin melakukan konfirmasi atau klarifikasi sebaiknya dilakukan secara tertulis dan pihaknya akan menjawabnya secara tertulis juga, kecuali jika ketemu langsung dengan pimpinan, mengingat sebuah instansi pasti mempunyai aturan sendiri-sendiri.

"Paling enak kalau misalkan mau klarifikasi atau konfirmasi sebaiknya tertulis saja nanti kami menjawabnya juga tertulis," kata Jamal saat dikonfirmasi di kantornya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
bpr tulungagung Bank Perkreditan Rakyat bpr ngendon

Berita Lainnya