Penghujung Ramadan, Ketua DPRD Tulungagung ajak Masyarakat Bijak dalam menggunakan Medsos | Tulungagung TIMES

Penghujung Ramadan, Ketua DPRD Tulungagung ajak Masyarakat Bijak dalam menggunakan Medsos

May 06, 2021 16:55
Ketua DPRD Tulungagung Marsono, foto diambil usai rapat dengan TAPD di Gedung DPRD Tulungagung. Sabtu (24/04/2021). (Foto: Muhsin/TulungagungTIMES)
Ketua DPRD Tulungagung Marsono, foto diambil usai rapat dengan TAPD di Gedung DPRD Tulungagung. Sabtu (24/04/2021). (Foto: Muhsin/TulungagungTIMES)

TULUNGAGUNGTIMES - Di penghujung bulan suci Ramadan, Ketua DPRD Tulungagung Marsono mengajak masyarakat Kabupaten Tulungagung untuk bijak dalam menggunakan Media Sosial. 

Menurutnya, kemajuan teknologi memang sebuah keniscayaan, namun alangkah baiknya jika tetap diiringi dengan norma-norma kesopanan dan etika kebudayaan agar tidak liar dan lepas kontrol.

Baca Juga : Ternyata, Ini yang Dilakukan Iblis di Hari Raya Idul Fitri

"Akhir-akhir ini banyak fenomena sosial khususnya di Tulungagung yang jauh dari budaya kita, dan itupun dituangkan secara fulgar pada media sosial," kata Marsono, Kamis (06/05/2021).

Globalisasi lanjutnya, jangan sampai merusak sendi-sendi budaya Indonesia. Budaya sopan santun, saling menghargai, gotong-royong dan nilai-nilai etika lainnya harus tetap menjadi ruh bagi bangsa Indonesia khususnya masyarakat Tulungagung.

Selain itu, media sosial jangan dijadikan sebagai tempat sampah, yang artinya luapan berbagai kata-kata kotor, umpatan, bahkan curahan hati yang sifatnya menghina antar sesama masyarakat.

Marsono menjelaskan, dalam sistem demokrasi Indonesia, menyampaikan aspirasi, pendapat, dan kritikan sudah diatur dan dilindungi konstitusi. Konstitusi dibuat, bertujuan agar aspirasi dari masyarakat tersampaikan tepat sasaran, terukur dan tidak liar. Dirinya tidak membantah jika saat ini media sosial dijadikan sarana menyampaikan apirasi masyarakat.

"Kita tahu saat ini media sosial adalah sarana paling digemari masyarakat dalam menyampaikan aspirasi, tapi alangkah bijak jika norma dan nilai budaya indonesia tetap melengkat ketika bermedsos," katanya.

Sebagai wakil rakyat, Marsono akan menampung semua kritikan dan aspirasi dari masyarakat. Dirinya juga berlapangan dada terhadap sebuah kritikan-kritikan yang sifatnya mengarah kepada pribadi dan beraroma pedas yang dilayangkan kepadanya.

Baca Juga : Jadi Kalimat yang Sering Diucapkan saat Lebaran, Apa Arti Eid Mubarak? 

"Yang namanya pemimpin ya harus berjiwa besar dan pemaaf demi kedamaian bersama," tegasnya.

Marsono mengimbau, agar masyarakat tidak mudah percaya dengan berita-berita hoax yang tidak jelas sumbernya, serta membaca secara utuh setiap informasi yang diterima agar tidak terjadi pemahaman yang salah.

"Dengan membaca dan memahami secara utuh pada setiap informasi yang diterima, itu sudah satu langkah bijak dalam bermedsos," tutupnya.

Topik
DPRD Tulungagung kemajuan teknologi Media Sosial

Berita Lainnya