Dua Bocah Tewas Tercebur di Kolam Koi,  Orang Tua Lengah Awasi | Tulungagung TIMES

Dua Bocah Tewas Tercebur di Kolam Koi, Orang Tua Lengah Awasi

Apr 15, 2021 22:51
Tim Inafis dan Polsek Sumbergempol saat lakukan olah TKP.  (Foto : Dokpol/TulungagungTIMES)
Tim Inafis dan Polsek Sumbergempol saat lakukan olah TKP. (Foto : Dokpol/TulungagungTIMES)

TULUNGAGUNGTIMES - Kabar duka datang dari Desa Podorejo, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung, Kamis (15/04 /2021) sore. Pasalnya, dua bocah  meninggal dunia  secara mengenaskan setelah tercebur ke kolam ikan koi di desa tersebut.

Disebutkan saksi Yatno (44), warga sekitar, dua bocah yang mengalami nasib tragis itu yakni MAF (7) dan FAS (6). Mereka bermain di sekitar kolam saat orang tua mereka sedang berbincang.

Baca Juga : Tim Aset DPD Partai Golkar Jatim Pastikan Kantor Golkar Lumajang Adalah Aset DPP

 

"Ditinggal ngobrol, anak-anak bermain di sekitar kolam. Tak lama kemudian ditemukan satu meninggal dunia dan satunya sempat dibawa ke rumah sakit tapi juga tak tertolong," kata Yatno.

Satu orang tua  teridentifikasi bernama Didik (43), warga Desa Bendiljati Kulon yang kontrak di sekitar TKP (tempat kejadian peristiwa). Satunya lagi Afrudin Hasan (33), warga Podorejo. "Dua bocah ini biasa bermain bersama," ujarnya.

Saat ditemukan, kedua bocah berada di dasar kolam berukuran 6 x 10 meter dengan kedalamam 1,6 meter itu. Korban MAF ditemukan lebih dulu dengan kondisi lemas  dan sempat muntah. Namun, dia akhirnya meninggal.

Kemudian, korban satunya ,yakni FAS, yang dilarikan ke rumah sakit sempat mendapat perawatan. Tetapi FAS akhirnya menyusul nasib MAF, juga meninggal dunia.

Saat olah TKP, tim Inafis Satreskrim Polres Tulungagung dibantu  petugas Polsek Sumbergempol melihat dari dekat kondisi kolam yang mengakibatkan dua bocah meninggal dunia itu. "Benar, saat orang tuanya ngobrol urusan pekerjaan giling tebu, dua anak ini bermain di kolam belakang rumah," kata Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto melalui Kapolsek Sumbergempol AKP Nengah Suteja.

Ada empat petak kolam dengan ukuran yang sama. Satu di antaranya, yakni kolam bagian pojok  barat, adalah tempat ditemukannya dua bocah itu.

Baca Juga : Tak Kunjung Pulang, Petani Bawang di Blitar Ditemukan Tak Bernyawa di Dalam Embung

 

"Diduga dia melewati gampeng bpembatas kolam karena tertarik melihat ikan koi yang warnanya menarik," kata Nengah Suteja.

Ketertarikan itu membuat dua bocah yang belum paham situasi tersebut  akhirnya tercebur. "Kejadian ini karena orang tua lepas pengawasan," imbuhnya.

Atas musibah yang menimpa dua anak ini, kedua orang tua menyadari bahwa hal itu adalah musibah dan murni kecelakaan. "Tidak ada unsur kesengajaan. Pihak keluarga menyatakan kejadian ini karena kecelakaan dan menolak autopsi," ungkapnya. Dengan pernyataan ini, Kapolsek menegaskan dua bocah telah dapat dimakamkan oleh pihak keluarga.

Topik
berita tulungagung Bocah Tenggelam

Berita Lainnya