Wisata Desa Nangkula Park Kian Diminati Orang Pusat, Terbaru Dikunjungi Wakil Ketua DPR RI | Tulungagung TIMES

Wisata Desa Nangkula Park Kian Diminati Orang Pusat, Terbaru Dikunjungi Wakil Ketua DPR RI

Apr 05, 2021 21:20
Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar (Baju biru) dan Kades Kendalbulur Anang Mustofa (Tengah baju batik) di Nangkula Park. Senin (05/04/2021). (Foto: Muhsin/TulungagungTimes)
Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar (Baju biru) dan Kades Kendalbulur Anang Mustofa (Tengah baju batik) di Nangkula Park. Senin (05/04/2021). (Foto: Muhsin/TulungagungTimes)

TULUNGAGUNGTIMES - Wisata desa Nangkula Park yang terletak di Desa Kendalbulur, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, kian banyak perhatian orang pusat. Setelah mendapat kunjungan dari Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar beberapa waktu lalu, kini Nangkula ParkĀ  dikunjungi Wakil Ketua DPR RI bidang Kesejahteran Rakyat Abdul Muhaimin Iskandar hari ini Senin (05/04/2021).

Alasan memilih Nangkula Park sebagai tempat kunjungan kerja, pria yang akrab dipanggil Gus Ami ini, menilai Nangkula Park adalah Bumdes yang paling sukses dan memiliki prospek pengembangan wisata yang cukup baik.

Baca Juga : Keren, Website PGRI Tulungagung Ini Jadi Media Publikasi dan Kreativitas Guru

"Supaya kalau saya kesini yang lain juga ikut memperhatikan, membantu dan mengembangkan," kata Gus Ami usai meresmikan Balai urip iku urup di Nangkula Park.

Gus Ami mengaku, tempat wisata seperti Nagkula Park sudah ada banyak di Indonesia. Namun ia tetap mengapresiasi bahwa kesukseskan Nangkula Park sebagai bukti Dana Desa digunakan secara tepat dan produktif.

Selain itu, Gus Ami berharap untuk desa-desa yang lain agar menggunakan dana desa secara produktif, untuk apa saja yang memungkinkan mampu memberikan hasil untuk menambah kas desa. "Maka Badan Usaha Milik Desa harus dikembangkan," tutupnya.

Di tempat yang sama, Kepala Desa Kendalbulur Anang Mustofa mengatakan, hari ini nangkula park melaunching program pengembangan kawasan wisata Tahun 2021 seluas 1 hektar.

"Kita memakai konsep pengembangan wisata edukasi mina padi, nantinya pengunjung bisa melihat bagaimana proses budidaya padi dan ikan, sambil bisa melakukan kegiatan mancing, serta ikut terlibat kegiatan tanam padi," kata Anang.

Menurut Anang, selain untuk wisata, tujuan dari inonasi Bumdes yang dikelolanya sekaligus mengurangi ketergantungan petani terhadap pupuk kimia serta tumpang sari budidaya ikan.

Baca Juga : Lagi, 4 Saksi Dugaan Kasus Gratifikasi di Kota Batu Diperiksa di Kantor KPK

Jadi target kita, lanjutnya, dalam kurun waktu 4 tahun, petani akan terbebas dari pupuk kimia, dan produksi padi menjadi padi organik murni tanpa pestisida dan pupuk kimia.

Dijelaskan olehnya, luas lahan percontohan mina padi yang dikerjakannya sekitar 1 hektar, yang harapannya akan menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung. "Jadi wisatanya nanti, selain mancing juga akan dibangun spot-spot foto di hamparan tanaman padi," imbuhnya.

Terkait dengan Balai urip iku urup yang diresmikan oleh Gus Ami, menurut Anang, akan digunakan sebagai ruang edukasi pengunjung dan aktualisasi para pegiat seni di Desa Kendalbulur, karena di desa yang dipimpinnya itu, banyak potensi seni dan Pemdes akan mewadahi semua potensi itu.

"Bisa juga dikatakan sebagai balai budaya untuk menampung pegiat seni untuk mengaktualisakikan diri dihadapan pengunjung. Nantinya akan ditampilkan secara rutin," pungkasnya.

Topik
Nangkula Park Abdul Halim Iskandar Muhaimin Iskandar

Berita Lainnya