Pasren Garuda Wates Mulai Dibangun, Diawali Metri dan Diharapkan Jadi Wisata Edukasi | Tulungagung TIMES

Pasren Garuda Wates Mulai Dibangun, Diawali Metri dan Diharapkan Jadi Wisata Edukasi

Mar 09, 2021 12:58
Upacara Metri dalam pembangunan Pasren Garuda Wates.  (Foto: Istimewa)
Upacara Metri dalam pembangunan Pasren Garuda Wates. (Foto: Istimewa)

TULUNGAGUNGTIMES - Tempat yang sebentar lagi ditargetkan menjadi taman indah dan asri -atau dalam bahasa Jawa-nya pasren- sebentar lagi akan berdiri di Desa Wates, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung. Hal ini ditandai dengan kegiatan metri atau selamatan sebagai tanda dimulainya pembangunan Pasren Garuda Wates (PGW).

"Pembukaan pembangunan wisata Desa Wates ditandai dengan Metri," kata Kepala Desa Wates Rudhiyanto melalui Sekretaris Desa Budiono, Selasa (09/03/2021).

Baca Juga : Persiapan Wirausaha Disabilitas, 12 Trainer Terpilih Dapatkan Pembekalan

Metri sendiri  merupakan upacara yang bertujuan untuk memuliakan arwah para leluhur agar tidak mengganggu. Upacara ini diselenggarakan oleh masyarakat yang masih memegang teguh tradisi Jawa, khususnya di Tulungagung.

Upacara Metri merupakan rangkaian selamatan yang dilaksanakan untuk memohon  keselamatan atas berlangsungnya suatu hajat atau tujuan. "Kami pemerintahan desa bersama masyarakat yang terlibat dalam pengelolaan tempat wisata desa yang nantinya menjadi rest area berbentuk taman. Di sini selain dibangun ikon patung garuda, juga disiapkan wahana edukasi bagi pengunjung," ujar Budi.

Taman yang berdiri di lahan kas desa ini diawali dengan luas sekitar 14, 420 meter persegi dan dapat ditambah luasnya jika kelak mendapat respons positif dari masyarakat dan pengunjung.

"Pemandangan yang indah di tengah persawahan ditopang dengan akses jalan utama menuju Kalidawir, khusunya akses ke pantai, akan menjadikan tempat ini menjadi alternatif wisatawan dibmasa yang akan datang," ungkapnya.

Baca Juga : Investasi Unggulan di Kabupaten Malang Direalisasi Tahun Ini, Sektor Wisata Bakal Dipermak

Pembangunan yang bersumber dari dana desa dan swadaya masyarakat dalam pengelolaan dan pembangunan fasilitas pendukung diharapkan akan menjadi sumber pendapatan asli desa (PAD) sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat di sekitar tempat wisata ini. "Pembangunan akan dilaksanakan dengan profesional. Kelak pengunjung Pasren Garuda Wates akan dibuat terkesan dan selalu ingin datang kembali kebsini," pungkasnya.

 

Topik
Pasren Garuda Wates berita tulungagung Wisata di Tulungagung

Berita Lainnya