Plh Bupati Trenggalek Ajak Masyarakat Maksimalkan Potensi | Tulungagung TIMES

Plh Bupati Trenggalek Ajak Masyarakat Maksimalkan Potensi

Feb 24, 2021 17:51
Saat Plh. Bupati Trenggalek Joko Irianto (nomor 3 dari kiri) launching kopi khas Sengungklung di Desa Sumberbening, Kecamatan Dongko, Trenggalek
Saat Plh. Bupati Trenggalek Joko Irianto (nomor 3 dari kiri) launching kopi khas Sengungklung di Desa Sumberbening, Kecamatan Dongko, Trenggalek

TRENGGALEKTIMES - Keterpurukan ekonomi akibat pandemi Covid-19 jangan dijadikan alasan untuk lantas berserah diri menunggu bantuan datang. 

Sepenggal ajakan ini keluar dari mulut Joko Irianto Pelaksana Harian (Plh) Bupati Trenggalek.

Baca Juga : 2 Kader PDIP Ikuti Psikotes Cawabup Tulungagung

Pihaknya mengajak masyarakat baik yang ada di desa ataupun di mana saja untuk bangkit dan lawan keterpurukan ekonomi. Yakni dengan gencarkan semua potensi yang ada di wilayah tersebut.

"Mari bangkit dan lawan, kita maksimalkan semua potensi yang ada di desa ini. Mulai dari potensi alamnya, hingga potensi manusianya sendiri," ajak Joko Irianto saat resmikan KTS di Desa Sumberbening, Kecamatan Dongko, Trenggalek, Rabu (24/2/2021).

Seperti contoh, Joko Irianto tunjuk Kopi Sengungklung yang mampu diterima dipasaran. Plh. Bupati Trenggalek ini juga apresiasi upaya pemuda setempat untuk mengemas kopi ini menjadi sebuah produk unggulan didaerahnya di bawah naungan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

"Sengungklung punya potensi, wajar bila masyarakat optimis bisa bersaing, ditambah lagi cita rasanya yang unik berbeda dengan jenis kopi Robusta lainnya," jelas Joko Irianto usai melaunching kopi khas Sumberbening tersebut.

Pada umumnya kopi jenis Robusta memiliki cita rasa pahit. Namun hal itu berbeda dengan kopi Sengungklung. Kopi yang berasal dari lereng Sengungklung ini memiliki cita rasa fruit (rasa masam) seperti Arabika.

Mei Hanggono, selaku pengelola Kopi Sengungklung asal Desa Sumberbening menuturkan, bahwa Sengungklung merupakan nama sebuah gunung yang ada di daerahnya.

"Ketinggiannya 1.000 hingga 1.200 mdpl dan nama gunung ini yang kami jadikan menjadi brand kopi tersebut," jelas Hanggono.

Baca Juga : Ada Checkpoint Dibatas Desa, Plh Bupati Trenggalek: Bisa Jadi Penangkal Covid-19

Pihaknya optimis jika kopi Sengungklung mampu berdiri sejajar dengan kopi papan atas yang telah ada sebelumnya. Bahkan pihaknya sudah mulai pasarkan produk olahan kopi ini ke luar daerah hingga ke luar negeri dengan manfaatkan bantuan TKI.

"Produk yang kita produksi baru berupa biji kopi rosting dalam kemasan itu sudah kita pasarkan bahkan banyak TKI di luar negeri memesan kopi ini," ujarnya.

Mei Berharap dengan dukungan semua pihak termasuk Pemerintah Daerah, produk olahan kopi yang ada di Desa Sumberbening ini jadi pengungkit ekonomi masyarakat.

"Semoga dengan adanya hal ini menjadi awal mula terbukanya gerbang ekonomi pasca pandemi," pungkas Mei Hanggono.

 

Topik
plh bupati trenggalek Potensi Desa kopi sengungklung Berita Trenggalek

Berita Lainnya