Polemik Pasar Ngunut, Komisi C DPRD Akan Koordinasi Dengan Pihak Terkait | Tulungagung TIMES

Polemik Pasar Ngunut, Komisi C DPRD Akan Koordinasi Dengan Pihak Terkait

Feb 03, 2021 20:26
Pasar Ngunut Tulungagung Usai direhab. (Foto: Muhsin/TULUNGAGUNGTIMES)
Pasar Ngunut Tulungagung Usai direhab. (Foto: Muhsin/TULUNGAGUNGTIMES)

TULUNGAGUNGTIMES. Puluhan Pedagang Pasar Ngunut yang keberatan atas pembagian lapak jualan oleh Disperindag, ternyata sudah menjadi perhatian Komisi C DPRD Tulungagung.

Komisi yang membidangi Keuangan dan Kesehatan itu memastikan akan segera melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk mencari duduk masalah dan solusi pemecahannya.

Baca Juga : Pimpinan Dewan Minta Banmus Jadwalkan Paripurna Istimewa Pelantikan Made Swastiko

"Pasti kita koordinasikan dg dinas terkait," Kata Wakil Ketua Komisi C, Heru Santoso melalui whatsapp. Rabu (03/02/2021).

Sebagai wakil rakyat, Heru juga mempersilahkan jika para pedagang di Pasar Ngunut ingin melakukan hearing dengan DPRD Tulungagung untuk menyampaikan aspirasi serta keluhan-keluhan yang dialami oleh para pedagang terkait pembagian lapak di Pasar yang baru di rehab itu.

"Monggo, kita siap jika memang ada permintaan hearing," pungkasnya.

Sebelumnya, Polemik pembagian lapak jualan di Pasar Ngunut tidak selesai dalam mediasi yang digelar oleh Disperindag Tulungagung hari ini. Senin (01/02/2021). Pasalnya banyak pedagang yang masih belum puas dengan hasil mediasi tersebut.

"Masih belum ada titik temu. Kita akan melayangkan surat ke dprd, terkait hasil mediasi tadi pagi," kata perwakilan pedagang pasar Ngunut, Putri.

Baca Juga : Dua Pengedar Narkoba Ditangkap Saat Operasi Yustisi

Dijelaskan olehnya, sebenarnya tuntutan para pedagang adalah mendapat los tempat jualan yang layak, bukan semata-mata meminta kios secara keseluruhan. Tuntutannya itu, disebabkan karena los yang diberikan pihak pasar tidak layak untuk jualan kain, pakaian, sandal dan aksesoris.

Selain itu, pedagang yang merupakan salah satu korban kebakaran pasar Ngunut itu, mengaku dulunya mempunyai kios, tapi kenapa saat pembagian lapak dipasar yang baru dibangun justru hanya mendapat los.

Wanita penjual aksoris itu menegaskan bahwa saat ini berupaya menempuh jalur kekeluargaan dulu supaya mendapatkan haknya sesuai apa yang diperdagangkan, seumpama usahanya ini tidak berhasil akan terus berupaya memperjuangkan hingga berhasil termasuk mengadu ke tingkat diatasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Pembangunan Pasar Ngunut Ketua Komisi C DPRD Tulungagung berita tulungangung

Berita Lainnya