Sabar, Realisasi Pupuk di Tulungagung hanya 60 Persen dari RDKK, tapi.. | Tulungagung TIMES

Sabar, Realisasi Pupuk di Tulungagung hanya 60 Persen dari RDKK, tapi..

Jan 22, 2021 20:18
Musim Tanam di Tulungagung, Petani membutuhkan pupuk / Foto : Dardiri Dardak / Tulungagung TIMES
Musim Tanam di Tulungagung, Petani membutuhkan pupuk / Foto : Dardiri Dardak / Tulungagung TIMES

TULUNGAGUNGTIMES - Petani di Tulungagung harus bersabar, pasalnya kebutuhan pupuk di Tahun 2021 ini realisasinya tidak mencapai 100 persen. Hal itu dibenarkan Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Tulungagung melalui Kasi Pupuk Pestisida dan Alsintan Triwidyono Agus Basuki, Kamis (21/1/2021) saat dihubungi Tulungagung TIMES.

Alokasi pupuk di tahun 2021 ini hanya terealisasi sebanyak 52.163 ton atau hanya sekitar 60,46 persen dari jumlah pengajuan elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) 2020 sebanyak 86.300 ton.

Baca Juga : Selain Jual Beli Tanah, Investasi Pariwisata dan Agroindustri Meningkat di Era Pandemi 

 

"(Urusan) Pupuk keputusan dari pusat, bukan kita yang menentukan besaran kuota yang diterima untuk Kabupaten Tulungagung. Sama seperti tahun lalu kita di awal tahun hanya mendapatkan sedikit kuota kemudian ditambah. Untuk urea dipenuhi 100 persen dari e-RDKK yang sudah dimasukkan di simluhtan," ujarnya.  

Meski demikian, menurut Oky masyarakat tidak perlu khawatir, karena jumlah pupuk yang akan diterima para petani, untuk ke depannya akan bertambah.

"Intinya karena itu kuota dari pusat segitu ya kita bagi sesuai dengan proporsi yang ada di e-RDKK. Dinas itu hanya mengatur angka yang datang dari Provinsi, (sedangkan) Provinsi mengatur angka dari pusat," jelasnya. 

Pengajuan untuk jumlah pupuk subsidi di 2021, jenis pupuk urea sebanyak 21,566 ton dan terealisasi 21,026 ton, pupuk organik diajukan 12,459 ton dan terealisasi 3,457 ton, pupuk SP-36 diajukan 359 ton dan terealisasi 190 ton, pupuk ZA diajukan 13,975 ton dan terealisasi 6,905 ton, dan pupuk phonska diajukan 37,941 ton dan terealisasi sebanyak 13,975 ton.

Baca Juga : UMKM Terimbas Penutupan Toko Modern, Ini Saran Dinkop UMKM Tulungagung 

 

Dari beberapa jenis pupuk yang diusulkan itu jenis pupuk urea hampir 100 persen terealisasi. Rencananya, untuk tahun 2021 ini ada jenis pupuk cair subsidi yang dapat menggantikan pupuk padat yang biasa digunakan petani di Tulungagung. 

Topik
Pupuk Bersubsidi berita tulungagung dispertan kabupaten tulungagung

Berita Lainnya