Klarisa Widiyana Wardani. (Foto: Istimewa / Tulungagung TIMES)
Klarisa Widiyana Wardani. (Foto: Istimewa / Tulungagung TIMES)

Seorang gadis yang diketahui bernama Klarisa Widiyana Wardani (16), dilaporkan orang tuanya ke polisi. Bukan karena perbuatan pidana dan kejahatan, orang tua Risa melapor atas hilangnya remaja itu.

Orang tua Risa yakni Muryono merupakan warga Desa Ngrance, Kecamatan Pakel, Kabupaten Tulungagung 

Baca Juga : Trend Buka Jasa Esek-Esek Online Marak di Tulungagung

"Benar, ada laporan kehilangan keluarga atau tepatnya anak," kata Kasubag Humas Polres Tulungagung, Iptu Tri Sakti, Minggu (29/11/2020).

Dalam laporannya, Muryono menjelaskan jika anak gadisnya meninggalkan rumah tanpa pamit. Saat itu, istri Muryono yang bernama Widarti mendapati Risa tidak ada di sampingnya ketika bangun tidur.

"Diketahui dari ibunya, saat bangun tidur dan melihat anaknya sudah tidak ada di kamarnya," ungkap Tri Sakti.

Dari keterangan Muryono, anak gadisnya itu pergi sejak Jumat 13 November 2020 pukul 23.00 WIB. Mereka menduga Risa pergi bersama teman lelakinya bernama Angga, warga Desa Kasreman, Kecamatan Pakel, Kabupaten Tulungagung.

"Orang tuanya ini sudah berusaha mencari, sampai ke rumah pria yang diduga membawa anaknya, tetapi tidak ketemu," jelasnya.

Bahkan diperoleh keterangan dari orang tuanya bahwa sejak tanggal ketika Risa pergi, sejak saat itu Angga juga tak berada di rumah.

Baca Juga : Diterjang Angin Kencang, Belasan Rumah Warga di Kepanjen Porak-poranda

"Orang tua pria itu menjelaskan bahwa anaknya juga tidak ada di rumah saat itu atau bersamaan dengan hilangnya anak yang dilaporkan pergi dari rumah ini," tambahnya.

Saat pergi dari rumah diperoleh keterangan tambahan bahwa Risa memakai kaos warna ungu dan celana jeans serta membawa tas berisi beberapa baju.

Ciri-ciri Risa disebutkan Kasubag Humas, berperawakan kurus, rambut warna pirang sebahu, tinggi badan 167cm dan kulit putih.

"Kasus ini juga sudah dilaporkan, bagi siapa saja yang mengetahui keberadaannya bisa menghubungi Polres Tulungagung atau orang tua yang bersangkutan. Atau bisa diinfokan ke petugas kepolisian terdekat," pungkasnya.