Reses Komisi IX DPR RI: Sosialisasikan Obat dan Makanan Aman bagi Kesehatan | Tulungagung TIMES

Reses Komisi IX DPR RI: Sosialisasikan Obat dan Makanan Aman bagi Kesehatan

Nov 02, 2020 16:18
Sri Rahayu Anggota DPR RI saat memaparkan materi yang disampaikan kepada masyarakat.(eko arif s/Jatimtimes)
Sri Rahayu Anggota DPR RI saat memaparkan materi yang disampaikan kepada masyarakat.(eko arif s/Jatimtimes)

Anggota Komisi IX DPR RI Dapil Jatim VI dari Partai PDI Perjuangan Sri Rahayu, menggandeng Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pengawasan obat dan makanan.

Acara sosialisasi digelar dalam rangka reses Anggota DPR di Desa Wonosari, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, Senin (2/11/2020). 

Baca Juga : Anggota Dewan Tulungagung Endriyani Serap Aspirasi, Warga Pakisaji Ungkap Kelangkaan Pupuk

Para peserta tampak sangat antusias mendengar pemaparan materi yang disampaikan anggota DPR RI dari Dapil VI Jawa Timur tersebut

Anggota Komisi IX DPR RI Sri Rahayu mengatakan, sosialisasi diikuti oleh masyarakat, pengusaha kecil makanan yang memang sangat terkait dengan materi hari ini.

“Kita menyampaikan pengolahan obat dan makanan yang tentunya aman bagi para konsumennya,” ucapnya.

“Dan tadi Ahamdulillah dari peserta yang ada memberikan pertanyaan dan masukan yang bagus terhadap kita, khususnya BPOM. Tentunya sangat luar biasa yang biasanya kita sosialisasi sebagian besar di kota tapi kita sekarang masuk ke perdesaan,” ujarnya.

"Karena memang sekarang ini produksi makanan termasuk industri rumah tangga dan sebagainya sudah banyak di perdesaan UMKM juga banyak.Sehingga kami ingin menyampaikan kepada mereka terutama yang terlibat langsung dengan pengawasan oleh BPOM,"imbuhnya.

Dia menjelaskan, anak-anaknya yang pada usia sekolah misalnya atau balita yang di rumahnya jangan sampai diberikan makanan yang sembarangan. Terutama di lingkungan sekolah. 

“Ini kan banyak penjual makanan jajanan yang itu kita tidak tahu dari sudut kesehatannya,” ujarnya.

"Saya berharap kepada orang tuanya juga ikut menjaga makanan dan jangan selalu memberikan makanan di jajanan yang kita tidak tahu seperti apa faktor keamanan dan kesehatan," ujar Sri Rahayu.

Sri Rahayu mengajak, kepada orang tua masing-masing ikut menjaga. “Selain itu juga kami pesan kepada pemerintah daerah khususnya Dinas Kesehatan juga bisa bekerja sama dengan BPOM,” imbuhnya.

Baca Juga : Cegah Covid-19 di Masa Libur Panjang, Pjs Bupati Blitar Pimpin Patroli di Tempat Wisata

Dengan begitu, lanjutnya, untuk melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap para penjual atau pedagang makanan atau jajanan yang ada di lingkungan sekolah. Supaya produsen juga tahu mana yang diproduksi yang aman bagi kesehatan para konsumennya.

"Satu sisi anak-anak juga akan mengerti makanan itu baik untuk pertumbuhannya. Karena ini akan sangat berpengaruh terhadap kecerdasan bagi anak-anak yang merupakan generasi penerus bangsa," pungkasnya.

Dalam kesempatan ini hadir pula nara sumber  Dra. Retno Chatulistiani Purwaningrum selaku Kepala Tata Usaha Balai Besar POM di Surabaya dan Joni Idrus Setiawan selaku Kepala Loka Pengawas Obat dan Makanan (POM) di Kabupaten Kediri. Serta dihadiri juga Ketua DPRD Kabupaten Kediri Dodi Purwanto.


 

 

 

Topik
reses dpr obat dan makanan sehat PDI Perjuangan Berita Kediri

Berita Lainnya