Anggaran Pusat Tersendat, Dewan Trenggalek Canangkan Pembangunan Super Prioritas | Tulungagung TIMES

Anggaran Pusat Tersendat, Dewan Trenggalek Canangkan Pembangunan Super Prioritas

Oct 27, 2020 18:43
Pranoto Ketua Komisi II DPRD Trenggalek
Pranoto Ketua Komisi II DPRD Trenggalek

Ketergantungan akan dana transfer dari pusat untuk menutupi kekurangan anggaran di daerah jadi prioritas pembahasan Komisi II DPRD Trenggalek. Hal ini disampaikan oleh Ketua Komisi II DPRD Trenggalek Pranoto.

Pranoto menerangkan, bahwa ketergantungan ini sangat kentara tatkala Pemerintah Pusat kekurangan anggaran seperti tahun ini. "Effectnya seperti yang kita rasakan saat ini. Di kala pemerintah pusat kekurangan anggaran, otomatis pendapatan untuk maksimalkan pembangunan di Trenggalek jadi berkurang," ucapnya, Selasa (27/10/2020).

Baca Juga : Tak Ingin Wisatawan Pulang Bawa Oleh-Oleh Covid-19, Wali Kota Malang Lakukan Ini

Pihaknya juga mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk lebih bijak dalam mengambil keputusan. Pasalnya, OPD seyogianya lebih teliti dan tepat sasaran dalam pengelolaan keuangan.

"Karena kita juga masih ketergantungan dana transfer dari pemerintah pusat. Artinya, ini harus menjadi pertimbangan mulai OPD hingga bupati," ujar politisi PDI Perjuangan Trenggalek ini.

Pranoto melanjutkan, ketidakmampuan keuangan ini harus menjadi bahan pertimbangan bersama, karena pendapatan berkurang otomatis belanja juga harus disesuaikan.

Komisi II sendiri memberikan masukan agar jajaran Pemkab mampu memadukan pola pikir yang efektif dan efisien. Pasalnya, semua memiliki kendali masing-masing dan harus mampu mencermati matrik masing-masing.

"Dengan adanya hal itu, di tahun depan kita mengusulkan untuk pembangunan dengan skala super prioritas," ungkapnya.

Dijelaskan Pranoto, bahwa semua pelaksanaan kegiatan pembangunan memang pada skala prioritas. Namun, masih ada yang super skala prioritas untuk tahun 2021 depan.

Baca Juga : Bangun Jembatan Baru, Plt Bupati Jember Harap IAIN Jember Segera Jadi Universitas

"Intinya semua harus cermat dan harus sinkron antara pendapatan dan belanja itu harus sejalan. Jika bicara secara global, memang kendala ini merata," ujarnya usai pimpin rapat.

Sehingga di saat akan merencanakan kegiatan atau perencanaan apapun itu, harus diambil dalam kegiatan dengan skala super prioritas atau penting.

"Dalam hal ini OPD dan bupati harus cermat untuk mengambil kebijakan anggaran transfer dari provinsi dan pusat untuk menutupi ketidakmampuan keuangan kita," pungkasnya.

 

Topik
DPRD Trenggalek apbd trenggalek dana transfer ketergantungan dana transfer Berita Trenggalek

Berita Lainnya