Tak Hanya Tahu, Kediri Juga Dikenal Punya Ikan Koi Unggulan | Tulungagung TIMES

Tak Hanya Tahu, Kediri Juga Dikenal Punya Ikan Koi Unggulan

Oct 27, 2020 11:21
Suryo pembudidaya ikan koi di Desa Pranggang Kecamatan Plosoklaten. (Eko Arif S/Jatimtimes)
Suryo pembudidaya ikan koi di Desa Pranggang Kecamatan Plosoklaten. (Eko Arif S/Jatimtimes)

Kediri adalah salah satu daerah yang terletak di Provinsi Jawa timur yang terkenal dengan sebutan kota tahu. Namun, Kediri sebenarnya memiliki potensi lain yang juga sama-sama dikenal dan diakui oleh masyarakat luas. Yakni, sebagai daerah penghasil ikan koi berkualitas.

Kualitas ikan koi di Kediri ini tepatnya di Desa Pranggang, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri dinilai dalam jajaran unggulan. Seiring dengan itu, Kecamatan Plosoklaten pun kini didaulat sebagai kawasan sentra ikan koi. Pasalnya, sebagian besar penduduk setempat menggeluti usaha sebagai petani ikan koi.

Baca Juga : Pelaku UMKM Bisa Go Digital Lewat Aplikasi Ini

Seperti Suryo, pria 48 tahun ini sudah kurang lebih 20 tahun menjadi petani ikan koi. Tak heran, kini hasil budidayanya telah melalang buana hingga ke berbagai daerah seperti Blitar, Tulungagung, Banyuwangi, Bandung, Jakarta, hingga kota-kota besar lainnya.

Di atas lahan seluas 1 hektare yang dimilikinya, Surya mengaku mampu menghasilkan ratusan bahkan ribuan ikan koi berkualitas dari berbagai jenis. Mulai dari jenis showa, kohaku, sanke, tancho, shiro, goromo dan jenis ikan koi kelas wahid lainnya.

"Untuk harga ikan koi mulai dari Rp 20 ribu hingga jutaan rupiah. Tergantung dari jenis dan keistimewaan dari ikan koi tersebut. Apalagi jika koi tersebut termasuk jenis ikan kontes. Kalau mempunyai warna yang bagus, harganya bisa melambung tinggi," ujarnya.

Lebih lanjut, Suryo mengaku, selama masa pandemi Covid-19 ini, angka permintaan ikan koi justru mengalami peningkatan tajam. Bersamaan dengan itu, omzet penjualannya pun juga mengalami peningkatan hingga Rp 40 juta per bulan. 

Baca Juga : Akibat Kompak "Not For Sale", Harga Eceran Gurami di Tulungagung Ikut Naik

Sementara itu, saat permintaan tinggi, dirinya menjalin kerja sama dengan petani lain dari Kecamatan Plosoklaten untuk memenuhi kebutuhan pasar.

"Angka permintaan di masa pandemi ini justru meningkat. Mungkin karena work from home juga menjadi salah satu faktor angka permintaan ikan koi menjadi meningkat," ungkapnya.

Topik
Berita Kediri

Berita Lainnya