Rachmawati (kiri) dan kelompok Reog Kendang di Hong Kong / Foto : Istimewa / Tulungagung TIMES
Rachmawati (kiri) dan kelompok Reog Kendang di Hong Kong / Foto : Istimewa / Tulungagung TIMES

Wanita lincah dan enerjik asli desa Sambirobyong Kecamatan Sumbergempol ini bersama tim kesenian di bawah naungan Kompas (Komunitas Migran Peduli Sesama) Tulungagung terus mengenalkan kesenian khas daerahnya di tempatnya bekerja yaitu Hong Kong. Wanita yang bernama asli Rachmawati (34) ini atau akrab dipanggil Unyil oleh teman-temannya sesama pekerja migran Indonesia asal kota marmer ini sebagai salah satu penari di antara 8 teman satu kelompok tari di sana.

"Memang saya sejak kecil mempunyai jiwa seni tari, kebetulan pas saya bekerja di Hong Kong ini ketemu teman saya sama-sama TKW yang hobinya sama," kata pemilik akun Rachma Purnama, Sabtu (17/10/2020).

Baca Juga : Diizinkan, Seniman Tulungagung Boleh Gelar Hiburan dengan Syarat Ketat

Lanjut unyil, awalnya ia mencari-cari informasi tentang kegiatan para teman Buruh Migran Indonesia (BMI) yang dianggapnya positif. "Eh, ternyata kesenian yang berasal dari indonesia ada wadahnya dan dilindungi oleh KJRI," jelasnya.

Salah satu kesenian itu menurut Rachma adalah Reog kendang asal Tulungagung. Meski awalnya bingung untuk memulai, bersama teman sesama BMI dari Tulungagung akhirnya mencari pelatih dan melihat tayangan melalui Youtube.

Berada di bawah naungan Kompas Tulungagung, yang diprakarsai oleh Heni Wulandari, niat itupun terwujud. "Setiap ada acara baik pemerintah Indonesia atau Hong Kong yang bertema etnik, saya dan sesama penari juga tampil di sana," ungkap Rachma.

Dikisahkannya, dulu sebelum ada pandemi Covid-19 grup Reog Kendang ini pernah juga tampil di Flower Show Hong Kong. Reog Kendang yang dimainkan di Hon Kong, sama seperti di daerah asalnya Tulungagung.

Dalam penampilan  Kesenian Reog Kendang terdiri dari 6 orang penari yang masing-masing dari mereka membawa kendang atau dhodhog.

Setiap kendang yang dibawa penari memiliki jenis yang berbeda di antaranya seperti kendang kerep, kendang arang, kendang imbal 1, kendang imbal 2, kendang keplak, dan kendang trinthing.

Baca Juga : Geliatkan Wisata, Kampung Warna Warni Suguhkan Tarian Tradisi

Di dalam pertunjukannya penari menari dengan energik sambil memainkan kendang mereka seirama dengan musik pengiring di antaranya adalah kenong, gong, dan terompet. Tidak hanya musik pengiring Tarian Reog Kendang ini juga diiringi dengan nyanyian-nyanyian lagu jawa.

Gerakan-gerakan pada Reog Kendang ini lebih banyak pada gerakan kaki yang serempak dalam berbagai variasi. Selain gerakan kaki juga gerakan badan, pundak, leher, dan kepala yang disertai dengan mimik muka yang ekspresif. Sambil menari, penari juga harus memainkan kendang mereng selaras dengan musik pengiringnya.

Di dalam Tarian Reog Kendang ini  gerakan penari juga dibedakan beberapa jenis. Antara lain gerak baris, gerak sundangan, gerak andul, gerak menthokan, gerak gedjoh bumi, gerak ngongak sumur, gerak midak kecik, gerak lilingan, gerak kejang dan gerak bari.