Separuh Jalan Penghubung Tulungagung-Ponorogo Longsor ke Dalam Jurang | Tulungagung TIMES

Separuh Jalan Penghubung Tulungagung-Ponorogo Longsor ke Dalam Jurang

Sep 07, 2020 14:14
Warga saat melintas di jalan yang longsor (Joko Pramono for JatimTIMES)
Warga saat melintas di jalan yang longsor (Joko Pramono for JatimTIMES)

Separuh jalan penghubung Tulungagung-Ponorogo mengalami longsor. Jalan ini berada di Desa Krandingan, Kecamatan Pagerwojo.

Longsor berada tepat di samping jurang sedalam 15 meter. Jalan yang longsor membuat lubang yang sewaktu-waktu bisa mencelakai pengguna jalan ini.

Baca Juga : Di Kota Batu Jalan Rusak Berat Tersisa 10 Ribu Kilometer

Akibatnya, jalan yang awalnya 2 jalur, kini hanya bisa dilewati satu jalur saja. Kondisi ini membuat arus lalin mengalami gangguan.

Kepala Desa Kradinan, Eko Sujarwo, mengatakan jalan yang longsor ada di Dusun Jingkol RT 01 RW06. Di tempat ini sebelumnya sudah terjadi longsor sekitar setahun lalu.

"Sebelumnya sudah longsor, tapi tidak sampai ambrol. Jalannya dipagari, tapi masih bisa dilewati," terang Jarwo, panggilan akrabnya, Senin (7/9/2020).

Akibat sering tergerus hujan, lubang di bawah jalan itu kian besar. Puncaknya pada Rabu (2/9/20) turun hujan deras yang mengakibatkan longsor.

"Jalannya tinggal setengah, tapi yang bisa dilewati sekitar sepertiganya. Karena masih rawan longsor," sambung Jarwo.

Dari pantauan di lokasi longsor, kendaraan yang melintas harus sabar dan berhati-hati. Kendaraan roda 4 atau lebih harus bergantian melintas, dan harus turun hingga ke tanah agar tidak terlalu dekat dengan titik longsor.

Menurut salah satu warga, jalan ini memang jadi jalan air saat turun hujan. Saat ada hujan, air dari arah atas pegunungan turun melalui saluran air yang ada di sisi badan jalan.

Jika debitnya terlalu besar, air berbelok di titik ini, menyeberang aspal jalan dan masuk jurang di sebelahnya. Air ini kemudian menggerus tanah yang ada di bawah badan jalan, hingga terjadi lubang.

Baca Juga : Tahun 2021, Jembatan Ngujang 1 Dibongkar Total

"Semakin lama lubangnya makin besar. Kan sudah lama, baru Rabu malam itu akhirnya ambrol," ujarnya.

Sementara itu Kasat Lantas Polres Tulungagung, AKP Aristianto Budi Sutrisno mengaku sudah menerima informasi itu.

Pihaknya sudah mengirim anggotanya ke sana untuk memasang garis polisi, bambu dan tong di lokasi longsor.

“Untuk antisipasi sudah kita pasang water barrier, bambu dan garis polisi,” ujar Kasat Lantas.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Jalan Ambrol Jalan Ambles

Berita Lainnya