Tak Langsung Dihukum, Bupati Trenggalek Justru Bagikan Masker pada Pelanggar Prokes | Tulungagung TIMES

Tak Langsung Dihukum, Bupati Trenggalek Justru Bagikan Masker pada Pelanggar Prokes

Aug 28, 2020 14:43
Bupati Trenggalek bagikan masker kepada pedagang maupun pembeli di pasar
Bupati Trenggalek bagikan masker kepada pedagang maupun pembeli di pasar

Terbitnya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor  6 tahun 2020, membuat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Trenggalek  semakin menggencarkan sosialisasi penerapan protokol kesehatan (Prokes).

Upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek kali ini cukup menarik, sembari gowes bareng Bupati Trenggalek melakukan imbauan ke masyarakat akan pentingnya mematuhi Prokes. Tak hanya itu, sanksi bagi pelanggar Prokes di Trenggalek pun, tak serta merta dijalankan. Bahkan, para pelanggar Prokes masih diberi toleransi dan mendapatkan masker gratis dari Bupati Trenggalek.

Baca Juga : Viral Video Warga Tak Terima Jenazah Dianggap Covid-19 Hingga Lepas APD, RSSA Irit Bicara

Hal ini mendapat simpatik warga Trenggalek. Seperti yang disampaikan oleh Rudi warga Desa Karangsoko, yang menyampaikan, dirinya mengapresiasi langkah Pemkab Trenggalek dalam menerapkan prokes di masyarakat. 

"Seharusnya ya begini. Jadi masyarakat tidak langsung didenda. Dibangunkan dulu kesadarannya mengenai pentingnya mematuhi protokol kesehatan. Kalau masker aja yang memakaikan pak Kapolres, kan jadi sungkan masyarakat jika selanjutnya tidak memakai masker lagi," ucap Rudi.

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, juga mengatakan, bahwa dengan pola humanis yang dilakukan bersama jajarannya itu, membuat masyarakat juga semakin sadar atas bahaya Covid-19.

"Hari ini kita bersepeda santai sambil bersosialisasi Inpres Nomor 6. Khususnya terkait pemakaian masker. Dan Alhamdulillah masyarakat yang kita temui menerapkan protokol kesehatan," tuturnya usai bagikan masker ke sejumlah pedagang di pasar.

Hal yang sama juga disampaikan Komandan Kodim 0806 Trenggalek, Letkol Arh Uun Samson Sugiharto kepada para awak media. Menurutnya, aksi sosialisasi ini penting dilakukan, namun harus menggunakan pendekatan humanisme.

"Jangan sampai masyarakat jenuh akan berbagai aturan dan malah mengakibatkan ketakutan. Mengingat vaksin dan obat dari virus ini masih belum ditemukan, jadi tetap patuhi protokol kesehatan," ujar Uun Samson.

Perlakuan humanisme juga dilakukan oleh Kapolres Trenggalek, AKBP Doni Satria Sembiring yang tidak segan memakaikan masker kepada pengunjung pasar dan menyadarkan kepada mereka mengenai pentingnya berdisiplin memakai masker.

 

 

 

 

Topik
Berita Trenggalek Sosialisasi Inpres Nomor 6 Tahun 2020 Bupati Trenggalek Bagikan Masker kapolres trenggalek Dandim 0806 Trenggalek

Berita Lainnya