Kampung Coklat menggandeng mitra sebagai upaya mendorong ketahanan ekonomi masyarakat.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)
Kampung Coklat menggandeng mitra sebagai upaya mendorong ketahanan ekonomi masyarakat.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)

Upaya menumbuhkan semangat saling membantu di jaringan ekosistem kemitraan oleh Kampung Coklat terbukti berdampak positif pada ketahanan mitra usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Semangat gotong royong yang diimplementasikan membuat ratusan UMKM bisa survive di tengah pandemi Covid-19. 

Sekedar diketahui, sebagai wisata edukasi terbesar di Blitar Raya saat ini, Kampung Coklat membuka peluang kerjasama dengan ratusan UMKM. Produk-produk UMKM itu dipasarkan di gerai-gerai yang tersedia di dalam area Kampung Coklat. Ada sekitar 500 jenis produk dari mitra diantaranya, brownies coklat, selai pisang coklat, pia coklat hingga souvenir. Produk-produk itu banyak digemari wisatawan dan berdampak besar terhadap ketahanan ekonomi masyarakat.

Baca Juga : Wagub Emil Dorong Urban Farming untuk Diversifikasi Pendapatan Keluarga di Kota Mojokerto

“Ada sekitar 500 produk dari mitra. Yang paling diminati brownies coklat dan snack kering untuk oleh-oleh. Untuk souvenir kita ada produk seperti kaos, gantungan kunci. Seluruh produk mitra bertema coklat,” ungkap Yeye selaku Bagian Kemitraan Barang Kampung Coklat kepada BLITARTIMES, Selasa (4/8/2020) kemarin.

Dikatakannya, setelah sempat drop di awal-awal masa pandemi saat ini penjualan produk mitra di Kampung Coklat kembali menggeliat. ”Penjualanya mulai bagus. Seiring dengan dibukanya kembali Kampung Coklat dan banyaknya wisatawan yang berkunjung,” paparnya.

Sementara itu di kesempatan yang sama, Head Office Kampung Coklat Edi Purwanto menyampaikan pihaknya berkomitmen keberadaan Kampung Coklat bisa menggeliatkan sektor UMKM dan ketahanan ekonomi di Kabupaten Blitar. Dalam meningkatkan mutu produk dari mitra, Kampung Coklat mendorong UMKM untuk berinovasi dan menjaga mutu.

“Kami sering berikan pelatihan-pelatihan kepada mitra. Kami juga bantu mereka untuk pengurusan PIRT. Serta kami bekali dengan ilmu-ilmu packaging. Alhamdulilah dengan beragam pembekalan ini produk-produk mitra banyak diminati wisatawan,” terangnya. 

Kampung Coklat adalah wisata edukasi terbesar di Blitar yang telah menjadi ikon Jawa Timur. Tempat wisata ini berlokasi di Desa Plosorejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar. 

Saat ini produk-produk dari Kampung Coklat telah merajai wilayah Jawa Timur serta menembus pasar nasional dan internasional melalui kerjasama dengan perusahaan asing. Produk Kampung Coklat seperti cokelat batangan, permen cokelat, cokelat bubuk dan lainya telah diakui kualitasnya oleh konsumen.

 

 



 

  <