Desa Bolorejo Digadang jadi Kampung Tangguh Nasional, Kerap Dikunjungi Pejabat | Tulungagung TIMES

Desa Bolorejo Digadang jadi Kampung Tangguh Nasional, Kerap Dikunjungi Pejabat

Aug 02, 2020 17:05
Anggota Komisi 3 DPR RI, Arteria Dahlan (baju putih) bermain dengan siswa TK, tampak di belakang Kapolres Tulungagung, AKBP Eva Guna Pandia (Joko Pramono for Jatim TIMES)
Anggota Komisi 3 DPR RI, Arteria Dahlan (baju putih) bermain dengan siswa TK, tampak di belakang Kapolres Tulungagung, AKBP Eva Guna Pandia (Joko Pramono for Jatim TIMES)

Kampung tangguh di Desa Bolorejo Kecamatan Kauman digadang menjadi kampung terbaik di tingkat nasional.  Buktinya kampung tangguh ini sudah dikunjungi oleh Gubernur Jatim beserta Kapolda Jatim dan Pangdam Brawijaya beberapa waktu lalu.

Setelah rombongan Gubernur, siang tadi (Minggu, 2/8/20) giliran anggota Komisi 3 DPR RI, Arteria Dahlan mengunjungi kampung ini. Politisi asal PDI P ini mengapresiasi kampung tangguh yang dibentuk oleh Polres Tulungagung. “Keberadaan kampung tangguh ini patut kita apresiasi,” ujar Arteria Dahlan.

Baca Juga : Cegah Takbir Keliling, 300 Personel Gabungan Amankan Malam Takbir Idul Adha

Di kampung tangguh ini, warganya sudah siap jika sewaktu-waktu terjadi bencana. Awalnya kampung tangguh ini disiapkan untuk memutus penyebaran Covid 19 di Tulungagung.

Warga sudah terlatih jika sewaktu-waktu ada kejadian darurat. Berbagai sarana juga telah tersedia, seperti persediaan pangan, penanganan pertama kecelakaan hingga pemulasaraan jenazah. "Semuanya dikerjakan secara gotong royong oleh warga, warga telah mengetahui tugas masing-masing saat terjadi bencana,” terangnya.

Selain itu di desa ini juga tersedia pos digital. Jika terjadi tindak pidana setiap saat, warga langsung terhubung dengan kepolisian. “Setiap kegiatan warga tak lepas dari Polisi,” katanya.

Dalam kesempatan ini pihaknya juga memberikan bantuan laptop bagi 4 operator kendaraan pintar. Pemberian ini sebagai bentuk apresiasi atas kinerja polisi.

Sementara itu Kapolres Tulungagung. AKBP Eva Guna Pandia yang turut mendampingi kunjungan itu menuturkan Kampung Tangguh ini telah menjadi program nasional.

Baca Juga : Transisi New Normal Kabupaten Malang Belum Efektif, Keluarga Sadar Covid Disosialisasikan

Kunjungan ini dalam rangka melihat langsung aplikasi Kampung Tangguh di Tulungagung, untuk selanjutnya dibawa sebagai program nasional. “Kampung tangguh program Kapolda ini kan sudah jadi program nasional, jadi beliau (Arteria Dahlan) ingin melihat aplikasi Kampung Tangguh di Bolorejo ini,” papar Kapolres.

Di Tulungagung sendiri ada sekitar 23 kampung tangguh yang tersebar di seluruh Tulungagung.

Topik
Kampung Tangguh Nasional berita tulungagung Kampung tangguh tulungagung

Berita Lainnya