Bupati Bersama Forkopimda Cek Persiapan Rusunawa sebagai Isolasi OTG Covid-19 | Tulungagung TIMES
penjaringan-bakal-calon-jatimtimes099330c15d1b4323.jpg

Bupati Bersama Forkopimda Cek Persiapan Rusunawa sebagai Isolasi OTG Covid-19

Apr 04, 2020 12:59
Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo bersama Sekda Tulungagung, Sukaji memeriksa ruangan isolasi di rusunawa IAIN (foto: Joko Pramono/ JatimTIMES)
Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo bersama Sekda Tulungagung, Sukaji memeriksa ruangan isolasi di rusunawa IAIN (foto: Joko Pramono/ JatimTIMES)

Melihat persiapan Rusunawa IAIN yang akan digunakan untuk isolasi suspect covid-19, Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo beserta Forkopimda mengecek persiapan di rusunawa itu secara langsung.

Rusunawa 3 lantai yang terletak di Desa Plosokandang, Kecamatan Kedungwaru ini akan digunakan mulai hari ini untuk menampung 3 OTG (orang tanpa gejala) suspect covid-19.

Selain itu rusunawa juga disiapkan untuk isolasi sementara gelombang pekerja migran Indonesia (PMI) yang mulai berbondong-bondong pulang ke Tulungagung.

Nantinya tempat karantina ini akan dijaga 24 jam oleh TNI-Polri dan Satpol PP.

"Dimana saat ini PMI kita dari Tulungagung sudah mulai berdatangan, tentu saja kita harus menyiapkan untuk PMI yang baru datang ini," ujar Maryoto Birowo.

Persiapan yang dilakukan mulai tenaga medis, penataan ruang hingga fasilitas lainnya.

Saat diisolasi, untuk kebutuhan makan akan ditanggung oleh pihak Pemkab.

Tenaga medis akan dipersiapkan dari RSUD dr. Iskak dan Dinkes Tulungagung.

Selain di IAIN, Pemkab Tulungagung juga menyiapkan 3 puskesmas dan RSUD dr. Iskak untuk ruang isolasi suspect Covid-19.

Apalagi diprediksi mendekati datangnya bulan Ramadhan dan Idul Fitri, bakal lebih banyak lagi PMI yang pulang ke Tulungagung.

"Kita tahu dis sana sudah disuruh pulang, hal itulah yang disikapi oleh tim dari Kabupaten Tulungagung," tuturnya.

Nantinya PMI yang sudah dites, jika suhunya 37,5 derajat akan langsung dirujuk ke faskes yang ditunjuk, seperti Puskesmas Bangun Jaya, Beji dan Kalidawir.

Kemudian yang suhunya di bawah 37,5 derajat akan diminta untuk melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.

"Kita harus siap menghadapi situasi hari ini," tegasnya.

Pada Jum'at malam (3/4/20), anggota Satgas Covid-19 Kabupaten Tulungagung mengamankan satu unit mobil travel berisi 4 orang PMI.

Mobil yang melaju keluar dari kabupaten Kediri tersebut langsung diminta berhenti di jalan raya wilayah kecamatan Ngantru sekitar pukul 23.00 WIB.

Tim medis yang sudah menunggu di tempat itu langsung memeriksa ke 5 nya. Petugas dari TNI-Polri dan Satpol PP juga meminta keterangan mereka.

Sedang mobilnya langsung disemprot dengan cairan disinfektan.

Dari data yang diperoleh, sopir berasal dari Jember, sedangkan penumpangnya 2 orang warga Blitar yang baru saja pulang dari Malaysia dan 2 orang Tulungagung yang mengaku pulang dari Kalimantan.

“Ada 4 orang yang TKI nya, 2 orang dari Malaysia dan 2 lainnya ngakunya dari Kalimantan dan satunya lagi sopirnya, yang punya pasport hanya 1 orang makanya lainnya ngaku dari Malaysia,” jelas Kepala Dinas Tenaga Kerja Tulungagung, Yumar.

Dari pemeriksaan kesehatan, mereka dinyatakan sehat. Warga Blitar dan sopir langsung diarahkan ke Blitar, sedang 2 orang asal Tulungagung akan diambil pihak kecamatan dan kadesnya masing-masing pada Sabtu (4/4/20) ini.

Selanjutnya kedua orang Tulungagung itu akan melakukan isolasi mandiri di rumah hingga 14 hari kedepan.

“Pertama datang langsung diisolasi di Kantor Nakertrans, tapi sekarang semua sudah kembali pulang, yang dari Tulungagung sudah dijemput camat dan kadesnya,” ungkapnya.

Pemeriksaan pengguna jalan di perbatasan Tulungagung – Kediri dilakukan karena saat ini hingga 06 April mendatang.

Bandara Juanda ditutup untuk penerbangan dari negara lain, dengan kondisi ini dipastikan TKI akan menggunakan jalan lain untuk pulang ke kampung halamannya, yakni melalui jalan darat.

Yumar memetakan, jalur yang digunakan melalui Nunukan atau daerah lain kemudian akan menggunakan jalur darat untuk menuju ke Tulungagung, oleh sebab itu pihaknya bersama dengan Satgas akan giat melakukan pengamanan di perbatasan guna memastikan TKI yang ke Tulungagung terdata dan bisa dipantau kesehatannya.

“Karena Juanda kan sudah ditutup sampai 6 April, makanya ini TKI ini memanfaatkan jalur darat untuk pulang,” pungkasnya.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Tulungagung berita tulungagung

Berita Lainnya