Presiden Joko Widodo saat memberikan keterangan pers di rumah duka, perihal kabar meninggalnya sang ibunda, Sudjiatmi Notomiharjo. (Foto: twitter @setkabgoid)
Presiden Joko Widodo saat memberikan keterangan pers di rumah duka, perihal kabar meninggalnya sang ibunda, Sudjiatmi Notomiharjo. (Foto: twitter @setkabgoid)

Perjuangan Sudjiatmi Notomiharjo, ibunda Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) melawan kanker bukan sebentar. Selama empat tahun terakhir, Sudjiatmi telah menjadi pejuang kanker.

Bahkan, di tengah perjuangannya itu, ia masih selalu mendampingi sang putra dalam Pilpres 2019 lalu.

Sudjiatmi Notomiharjo yang lahir di Boyolali, 15 Februari 1943 menghembuskan nafas terakhirnya pada 25 Maret 2020 di usia 77 tahun di Kota Solo.

Sudjiatmi Notomiharjo merupakan anak dari pasangan suami istri Wirorejo dan Sani yang merupakan pedagang kayu dari Boyolali, Jawa Tengah. 

Ia lantas dipersunting menjadi istri dari Widjiatno Notomiharjo. 

Sosoknya yang penuh kesederhanaan, rupanya menurun pada anak-anaknya, salah satunya Joko Widodo.

Dalam keterangan pers di rumah duka yang beralamat di Jalan Pleret Raya, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Joko Widodo juga memohon doa dari semua masyarakat Indonesia.

"Atas nama keluarga besar saya ingin memohon doa agar segala dosa-dosanya diampuni Allah Subhanahuwata'ala dan husnul khatimah," ucap Presiden Joko Widodo pada hari Rabu (25/3/2020) malam.

Joko Widodo juga mengungkapkan penyakit yang diderita sang Ibunda selama empat tahun terakhir sebelum akhirnya menghembuskan nafas terakhir.

"Kita tahu bahwa ibu ini sudah 4 tahun menderita sakit yaitu kanker, dan sudah berobat. Kita semua terus berusaha, berikhtiar berobat. Terutama di Rumah Sakit RSPAD Gatot Subroto. Tapi memang Allah sudah menghendaki," ujar Joko Widodo.

Jenazah Sudjiatmi Notomiharjo yang dijemput langsung oleh Joko Widodo bersama Gibran Rakabuming beserta keluarga di Rumah Sakit Tentara Slamet Riyadi Solo, tiba di rumah duka dengan menggunakan mobil ambulans sekitar pukul 18.40 WIB.

Tampak hadir juga beberapa Menteri Joko Widodo yakni Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri BUMN Erick Thohir dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung. Hadi juga Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Kapolda Jawa Tengah Rycko Amelza Dahniel, serta para tokoh masyarakat yang hadir pada malam itu.

Melalui Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, keluarga menyampaikan bahwa masyarakat untuk bisa mendoakan dari rumah saja. Karena dengan adanya wabah pandemi virus Corona atau Covid-19 serta kebijakan yang dikeluarkan untuk tidak menghadirkan kerumunan atau keramaian banyak orang.

Joko Widodo menyampaikan, jenazah sang Ibunda yakni Sudjiatmi Notomiharjo akan dimakamkan di pemakaman keluarga.

"Acara pemakaman Insya Allah besok (Kamis, 26/3/2020) jam satu siang, di Pemakaman Mundu, di Kabupaten Karanganyar," ucap Joko Widodo saat memberikan keterangan pers di rumah duka, Rabu (25/3/2020).

<