Hilangnya sebatang pohon sonokeling di sekitar Gua Pasir Desa Junjung Kecamatan Sumbergempol Kabupaten Tulungagung menjadi perhatian polisi hutan. Terlebih lagi, keberadaan pohon sonekeling itu tak jauh dari lingkungan warga.
Asper BKPH Kalidawir, Budi Winarto saat dikonfirmasi membenarkan informasi adanya kejadian tersebut. Menurut Budi, TKP pencurian berada di wilayahnya atau tepatnya masuk RPH Sanggrahan.
"Kejadian pencurian pohon Sono di petak 2 L sebanyak 1 pohon tanaman tahun 1961 keliling tunggak 187," kata Budi.
Menurut Budi, kejadian diketahui pada jam 08.35 wib saat patroli rutin dan menemukan batang pohon bekas pencurian yang dilakukan orang yang masih dalam penyelidikan.
"Barang bukti kita himpun dan kita amankan di Kedungdowo, volumenya 1,08 m3," ungkapnya.
Petugas melakukan tindakan koordinasi dengan pihak kepolisian dengan peleteran tunggak kayu dan mengangkut ke BKPH Kalidawir.
Untuk diketahui, raibnya sebatang pohon sonokeling itu mengagetkan warga sekitar. Warga yang hendak mencari rumput melihat batang pohon sono keling sudah terpotong tersisa bonggol dan rantingnya.
"Ada salah satu warga kami yang tau pagi-pagi, terlihat ada bekas kendaraan masuk ke area hutan kecil di sekitar gua pasir," ujar Darsono, perangkat desa Junjung, Selasa (17/03) siang.
Yang warga heran, meski tak jauh dari pemukiman tak ada yang mendengar orang memotong kayu yang diperkirakan bernilai puluhan juta rupiah itu. "Hanya dengar pohon tumbang, tapi tidak dengar ada suara gergaji dan aktivitas lain semalam," tambahnya.
