Lawan Corona, Pemkab Tulungagung Kucurkan Anggaran Rp 1,8 Miliar | Tulungagung TIMES
penjaringan-bakal-calon-jatimtimes099330c15d1b4323.jpg

Lawan Corona, Pemkab Tulungagung Kucurkan Anggaran Rp 1,8 Miliar

Mar 09, 2020 09:34
Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo  saat senam bersama warga (foto : Joko Pramono/Jatim Times)
Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo saat senam bersama warga (foto : Joko Pramono/Jatim Times)

TULUNGAGUNGTIMES - Untuk menghadapi virus corona (Covid-19), Pemkab Tulungagung menggelontorkan anggaran hingga Rp 1,8 miliar rupiah. Anggaran itu dipergunakan untuk biaya perawatan pasien suspect covid-19 dan pembelian sejumlah sarana seperti Alat Pelindung Diri (APD) petugas kesehatan saat menangani pasien suspect covid-19.

“Seluruh perawatan untuk pasien suspect covid-19 gratis,” ujar Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo, Minggu (8/3/20).

Maryoto juga menyinggung banyaknya warga Tulungagung yang menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI), dan sebagian besar berada di negara yang terpapar covid-19.

Untuk itu, dirinya meminta pada masyarakat sekitar jika menemukan warganya yang baru pulang sebagai PMI dan mengalami gejala mirip covid-19 agar segera melapor  ke petugas kesehatan.

“Kita harus waspada, jika ada warga yang baru pulang dari negara terpapar covid-19 terus mengalami gejala mirip flu, segera lapor ke petugas kesehatan terdekat,” ujarnya.

Nantinya PMI yang dicurigai sebagai suspect covid-19 akan diperiksa di tingkat puskesmas, jika puskesmas tidak mampu maka akan dirujuk ke RSUD dr. Iskak dan diobati hingga sembuh.

Sementara DPRD Tulungagung mendukung segala upaya yang telah dilakukan Pemkab Tulungagung dalam mengantisipasi merebaknya virus corona. Termasuk dengan pembiayaan pasien suspect corona yang digelontor dana oleh Pemkab Tulungagung sebesar Rp 1,8 miliar.

“Kami sangat mendukung. Yang penting penggunaannya sesuai anggaran,” ujar Wakil Ketua DPRD Tulungagung, Ahmad Baharudin seusai acara senam bersama dan edukasi cuci tangan di Alun-Alun Kabupaten Tulungagung, Minggu (8/3/20).

Menurut Baharudin pembiayaan antisipasi penyakit corona sudah sesuai dengan amanat Pemerintah Pusat. Yakni, masalah bidang kesehatan termasuk yang utama dalam penganggaran.

Senada, Direktur RSUD dr. Iskak, Supriyanto menegaskan jika biaya pengobatan pasien suspect covid-19 dibiayai oleh Pemkab Tulungagung.

Selain biaya perawatan, pembelian APD untuk merawat suspect covid-19 juga dibebankan pada Pemkab Tulungagung dalam anggaran sebesar Rp1,8 miliar itu.

“Perawatan sudah dibiayai oleh Pemkab, termasuk untuk penyediaan APD,” ujar Supriyanto.

Hingga saat ini ada 2 suspect covid-19 yang dirawat di RSUD dr. Iskak. Dari kedua pasien itu dirinya memastikan kesemuanya negative covid-19.

Satu pasien dari Kediri bahkan sudah pulang lantaran hasil laboratorium swap tenggorokannya dinyatakan negatif. Sedang pasien kedua masih menunggu hasil laboratorium tenggorokannya, namun dirinya memastikan pasien terakhir hanya penderita flu biasa.

“Sebelum diketahui hasil tenggorokannya, maka tetap kita rawat seperti pasien covid-19,” tegas Supriyanto.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Tulungagung berita tulungagung

Berita Lainnya