Pemuda Pengedar Pil Koplo di Kaki Gunung Semeru Kena Bekuk Polsek Poncokusumo | Tulungagung TIMES
penjaringan-bakal-calon-jatimtimes099330c15d1b4323.jpg

Pemuda Pengedar Pil Koplo di Kaki Gunung Semeru Kena Bekuk Polsek Poncokusumo

Mar 06, 2020 07:59
Polsek Poncokusumo mengamankan tersangka Zainur Rozikin (28) beserta barang bukti. (Foto: Humas Polres Malang for MalangTimes)
Polsek Poncokusumo mengamankan tersangka Zainur Rozikin (28) beserta barang bukti. (Foto: Humas Polres Malang for MalangTimes)

Peredaran narkoba dan obat-obatan terlarang kini sudah tidak mengenal batas wilayah. Tak hanya di wilayah perkotaan, pedesaan di kaki Gunung Semeru pun tak luput jadi sasaran penjual pil koplo atau LL. 

Kali ini Polsek Poncokusumo berhasil mengamankan pengedar Pil LL yang mengedarkan barang berbahaya tersebut rata-rata di kalangan remaja. Setelah hampir satu bulan Polsek Poncokusumo berhasil mengamankan kasus yang serupa, kali ini Unit Reskrim Polsek Poncokusumo berhasil mengamankan pengedar di wilayah Poncokusumo,"Kita berhasil mengamankan pengedar Pil LL atas nama Zainur Rozikin (28) warga Desa Karang Anyar, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, pada hari Kamis (5/3/2020) sekitar pukul 11.45 WIB,"Ujar Kapolsek Poncokusumo AKP Moh. Lutfi melalui Kanit Reskrim Polsek Poncokusumo Aiptu Teguh Darmawan.

Pil LL yang dalam bahasa medinya Triheksifenidil Hcl merupakan obat yang di kategorikan sebagai obat G atau Gevaarlijk yang mempunyai arti berbahaya dan keras. Menurut beberapa literasi, sebenarnya obat Pil LL ini diperuntukkan untuk mengobati penyakit Parkinson, Thremor, Obat penenang, serta digunakan untuk penyakit 'anjing gila'. 

Namun masyarakat tidak menggunakan obat ini untuk menangani beberapa penyakit tersebut, melainkan hanya untuk mendapatkan tingkat halusinasi sejenak dengan biaya yang murah.

Teguh menjelaskan kronologi saat penyergapan pengedar yang bermula dari laporan informasi dari masyarakat. Masyarakat memberikan informasi mengenai pemuda yang dicurigai sering bertransaksi Pil LL di Desa Karang Anyar, Kecamatan Poncokusumo,"Mendapat informasi tersebut, kita mengecek dan menemukan satu pemuda yang keluar dari rumah. Setelah di geledah petugas menemukan 5 tik Pil LL dan beberapa barang bukti lainnya,"Beber Teguh yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Kanit Reskrim Polsek Pakis. 

"Pelaku pengedar menjual per tiknya 10.000. Satu tiknya berisi empat butir, serta keuntungannya digunakan untuk kepentingan pribadi,"Tambahnya.

Saat melakukan penggeledahan dirumah pelaku, pihak kepolisian berhasil mengamankan barang bukti berupa 116 tik Pil LL yang per tiknya berisi empat butir, lima plastik klip pembungkus transparan, satu ponsel, satu bungkus plastik berisi 1000 butir Pil LL, uang hasil penjualan Rp 160.000,- , tiga buah grenjeng rokok dan satu buah dus tempat Pil LL.

Pihak kepolisian menuturkan bahwa pelaku pengedar mendapatkan Pil LL tersebut dari orang Wajak,"Pelaku mengakui bahwa dia membeli Pil LL tersebut dari orang Wajak dan bertransaksi di jalan,"Tambahnya. 

Atas perbuatan yang dilakukan oleh pelaku pengedar Pil LL yang dalam hal ini sebagai tersangka, akan dikenakan Pasal 196 Sub Pasal 197 UU No. 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan dengan ancaman maksimal 15 tahun kurungan penjara.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Malang Berita Malang

Berita Lainnya