Minta Sekdes PNS Ditarik dari Desa, Ketua AKD : SK nya Harus Dari Kepala Desa | Tulungagung TIMES
penjaringan-bakal-calon-jatimtimes099330c15d1b4323.jpg

Minta Sekdes PNS Ditarik dari Desa, Ketua AKD : SK nya Harus Dari Kepala Desa

Feb 07, 2020 14:10
Ketua AKD Muhammad Sholeh (Foto: Anang Basso/ TulungagungTIMES)
Ketua AKD Muhammad Sholeh (Foto: Anang Basso/ TulungagungTIMES)

Pasca bertemu komisi A DPRD Tulungagung, Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Muhammad Sholeh menegaskan jika pihaknya meminta agar Sekdes yang berstatus Pegawai Negeri Sipil minta agar ditarik. 

Alasan yang menjadi dasar agar Sekdes PNS ditarik menurutnya adalah UU nomor 6 tahun 2014 tentang desa yang mengamanatkan bahwa kedudukan Sekdes merupakan perangkat desa.

"Intinya Sekdes itu punya SK Kepala Desa bukan SK Bupati, jelas ya," kata Sholeh, Jumat (07 /02) siang. 

Karena sudah menjadi aturan, pihak kepala desa ingin agar ada kejelasan mengenai posisi Sekdes sehingga jika ada Sekdes di desa yang berstatus PNS boleh diganti tanpa harus menunggu SK mutasi.

"Jika ada penjaringan atau penyaringan itu tidak harus menunggu Sekdes ditarik. Mengapa tidak ditarik, sambil menunggu Sekdes baru dilantik agar tidak terjadi kekosongan," terangnya.

Dari sekitar 130 sekretaris berstatus PNS, AKD tidak mempermasalahkan hal lain termasuk tidak paham IT atau tidak dapat mengoperasikan komputer. Namun, Sholeh kembali menegaskan jika kedudukan Sekdes sesuai aturan adalah perangkat yang harus mendapat SK dari kepala desa bukan bupati.

Mengapa kemudian hearing dilakukan tertutup dan tidak berkenan diliput wartawan, Sholeh melempar masalah tersebut ke Humasnya Akris Riyanto.

"Itu kan dari humas (AKD)," jelasnya.

Namun demikian, Sholeh menjelaskan bahwa pertemuan tertutup agar wartawan menunggu hasil rapat dengar pendapat yang dilakukan pihaknya dengan komisi A DPRD Tulungagung. 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Tulungagung berita tulungagung

Berita Lainnya