Kakek Tukang Ojek Ini Dibuang Di Ngemplak, Motor Dibawa Kabur Dan Ongkos Tak Dibayar | Tulungagung TIMES
penjaringan-bakal-calon-jatimtimes099330c15d1b4323.jpg

Kakek Tukang Ojek Ini Dibuang Di Ngemplak, Motor Dibawa Kabur Dan Ongkos Tak Dibayar

Feb 03, 2020 18:23
Pasar Ngemplak Tulungagung area Korban Di tinggal pelaku / Foto : Turmudzi / Tulungagung TIMES
Pasar Ngemplak Tulungagung area Korban Di tinggal pelaku / Foto : Turmudzi / Tulungagung TIMES

Tukang Ojek yang biasa mangkal di terminal Ponorogo, Hariyanto (63) bernasib Apes. Pria yang beralamat di Jalan Sidodad RT 1 RW 1  Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo ini tampak sedih saat melapor ke Polres Tulungagung setelah sepeda motornya hilang.

"Pelapor ini kehilangan motornya saat di pasar Ngemplak," kata Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia melalui Paur Humas Ipda Anwari, Senin (03/02) siang. 

Lanjut Anwari, kejadian bermula Sabtu (01/03) sore Hariyanto mendapat penumpang yang mengaku bernama Nur dan meminta diantarkan ke Tulungagung. Nur memberikan janji jika sudah sampai ke Tulungagung akan diberi uang ongkos sebesar 200 ribu rupiah. 

"Pelapor ini karena pekerjaannya ojek, menerima order langsung menerima tawaran dari pelapor," ungkap Anwari.

Dengan mengendarai sepeda motor Honda Kharisma bernomor polisi AE 3016 WZ, keduanya berangkat ke Tulungagung sesuai kesepakatan.

"Malam hari sudah sampai wilayah Tulungagung, pelapor mengajak terlapor untuk menyaksikan wayang kulit," paparnya.

Hariyanto mengaku tidak tahu di desa mana dirinya menonton pertunjukan wayang kulit, mereka menonton hingga dini hari.

"Kemudian mereka sempat nongkrong di pinggir jalan di depan Pasar Ngemplak, terlapor kemudian pinjam motor korban dengan alasan membayar burung yang sudah dibeli sebelumnya," jelasnya.

Karena percaya, Hariyanto memberikan kunci sepedanya ke Nur dan dirinya menunggu ditempatnya nongkrong. 

“Tanpa pikir panjang korban memberikan kunci motor kepada terlapor, sementara dia menunggu di lokasi,” ungkap Anwari.

Namun, setelah menunggu lama Hariyanto merasa curiga karena Nur tidak pernah kembali dan bahkan hingga dilaporkan terungkap jika Nur juga belum memberikan ongkos.

"Laporan telah kita terima dan saat ini sedang dilakukan penyelidikan lebih lanjut," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Tulungagung berita tulungagung

Berita Lainnya