Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Serba Serbi

12 Desa Aneh, Ada Desa Penjual Ginjal, Desa Penyakit Tidur, hingga Desa Beracun

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : Yunan Helmy

17 - Feb - 2019, 16:49

Placeholder
Desa Kurcaci

Ada ratusan ribu desa di dunia ini. Namun, hanya sedikit desa yang punya "keanehan" karena keunikan dan perbedaan yang khas dibandingkan desa kebanyakan.

Penyebab "keanehan" itu bermacam-macam. Ada yang karena tertimpa permasalahan ekonomi. Ada yang karena permasalahan kesehatan.

Dari situ, kemudian desa-desa tersebut mendapat sebuah julukan yang cukup aneh dan unik. Lalu mana saja desa-desa tersebut?

1. Desa Penjual Ginjal

Di Nepal, ada sebuah desa unik dan memiliki kebiasaan tak biasa. Desa tersebut bernama Desa Hokse. Di desa tersebut para penduduknya selalu identik dengan penjual ginjal.

Di desa tersebut tingkat ekonomi  setiap warganya begitu rendah sehingga menjadikan penjualan ginjal sebagai solusi utama untuk mengurangi sedikit beban ekonomi mereka. Hasil penjualan ginjal mereka gunakan untuk membeli rumah dan segala macam kebutuhan lainnya.

Di desa ini ini mayoritas penduduknya telah menjual satu ginjal mereka. Saking maraknya penjualan ginjal di desa ini membuat desa ini dijuluki sebagai Desa Penjual Ginjal atau Kidney Valley.

Broker organ manusia secara teratur mengunjungi mereka, mencari orang-orang baru yang ingin menjual ginjalnya. Untuk merayu para penjual ginjal, broker mengunakan berbagai cara, bahkan menipu para warga dengan meyakinkan mereka bahwa  hanya perlu satu ginjal selama hidupnya.

Bahkan, juga ada yang mengatakan jika satu ginjal telah dijual, maka nantinya ginjal mereka akan tumbuh kembali.

Untuk satu ginjal, broker memberikan harga sekitar USD 2.000 atau sekitar Rp 28 juta. Meskipun bagi mereka mahal, tentu saja hal itu justru merugikan mereka sendiri

2. Desa Penyakit Tidur

Desa ini juga cukup unik. Sebab, fenomenanya memang tak biasa. Di desa yang terletak di Kalachi, Kazakhstan, ini, lebih dari seperempat warganya memiliki penyakit aneh.

Penyakit aneh tersebut akan membuat mereka tertidur seharian, tanpa terbangun sama sekali. Dan saat terbangun, mereka akan merasa lemah, pusing bahkan hilang ingatan.

Penyakit tidur ini pertama mendera pada 2013 lalu. Sejak itu, lebih dari 150 kasus telah dilaporkan di desa terpencil tersebut.

Dilansir dari sumber lainnya,  penyakit ini menyerang anak-anak dan orang dewasa. Seorang ahli dari Rusia yang merawat pasien asal Desa Kalachi menduga bahwa penyakit tersebut disebabkan  sebuah gas dari tambang uranium yang sudah lama ditinggalkan dan berada hanya beberapa ratus meter dari desa tersebut.

Bahkan salah satu kondisi paling ekstrem, penyakit ini menyebabkan pengidapnya tertidur selama 2 sampai 6 hari. 

3. Desa Pelupa

Di Belanda, ternyata ada sebuah desa khusus yang dibuat untuk para penderita demensia dan alzheimer. Tentunya orang yang menderita penyakit ini akan mengalami kurangnya daya ingat atau pikiran serta emosi menjadi tidak stabil.

Dengan kondisi itu, penderitanya dalam kehidupan sehari-hari sering mengalami kesulitan dalam memahami kondisi sekitar serta sering justru emosional dalam memahami situasi. Bahkan penderitanya kerap lupa jalan pulang  ketika berada di suatu tempat.

Dan dari situlah akhirnya dibuatkan sebuah desa yang khusus untuk para penderita demensia dan alzheimer. Di sana juga disediakan fasilitas lengkap seperti desa  umumnya.

Mereka bisa berjalan-jalan, berbelanja,  berkumpul bersama bersama penderita demensia dan alzheimer lainnya. Sehingga tidak ada orang yang akan merasa terganggu dengan tingkah para penderita demensia dan alzheimer ini.

4. Desa Kurcaci

Di Tiongkok, terdapat sebuah desa yang cukup aneh. Dari 80 warganya, sebanyak 36 jiwa memiliki tubuh kerdil. Dari situ, kemudian desa ini sering disebut sebagai Desa Kurcaci.

Dari informasi para tetua desa dahulunya, desa ini diserang  wabah penyakit misterius. Hal ini menyebabkan pertumbuhan anak yang berusia lima sampai tujuh tahun akhirnya terganggu. Akibat pertumbuhan yang terganggu, mereka hanya bisa tumbuh hanya 60 sampai 90 sentimeter.

Banyak teori yang mengemuka akibat kekerdilan yang terjadi di Desa Yangsi itu. Ada yang meyakini mereka terkena gas beracun. Juga ada yang meyakini mereka terkena kutukan para leluhur.

5. Desa Wanita Rambut Panjang

Desa  Huangluo di China memang tak ubahnya desa umumnya. Keseharian dan kesibukannya sama halnya dengan desa lain. Namun saat musim kemarau dan musim gugur tiba, jangan terkejut jika para penduduk wanitanya menguraikan rambut mereka yang begitu panjang.

Rambut yang dimiliki para penduduk wanita ini tak hanya sepanjang 1 meter. Panjang rambutnya hingga mencapai 2 meter jika tergerai. Jangan salah kira ya kalau ke sana malam-malam. Mereka bukan kuntilanak lho. 

6. Desa Satu Penduduk

Anda pernah membayangkan  sebuah desa  penduduknya hanya satu orang? Tentu kalau dipikir, hal itu tidak mungkin. Namun jangan yakin dulu. Anggapan Anda salah.

Di Colorado, terdapat sebuah desa aneh yang penduduknya hanya satu orang. Desa tersebut bernama Buford. 

Penduduk tersebut bernama Dom Sammons. Dom memilih tinggal di tempat tersebut karena memang ia mencintai desa itu. Desa tersebut merupakan tempat kelahiran Dom. Sementara warga desa lain banyak yang memilih pergi dan berpindah ke tempat lain karena memang suhu di sana yang begitu ekstrem.

7.  Desa Para Wanita

Anda para pecinta wanita,  kalau pergi ke Desa Noiva Do Cordoiro, Brazil, ini, pasti senang sekali. Sebab, Anda hanya akan melihat para gadis-gadis tanpa melihat satu orang pria. Dari 600  penduduk di sana, semuanya adalah wanita.

Meskipun tanpa  pria, para wanita itu bisa dan mampu pekerjaan seorang laki-laki. Meskipun begitu, bukan berarti mereka dilarang untuk berhubungan dengan laki-laki.

Di antara penduduk di sana, memang terdapat beberapa warganya yang sudah menikah. Namun anak dan suami mereka dilarang untuk tinggal di desa tersebut. Mereka hanya bisa bertemu dengan anak dan suaminya pada akhir pekan saja.

8. Desa Paling Kotor

Tampaknya Desa Mashiyat Naser di Mesir ini sama halnya dengan TPA Bantar Gebang di Bekasi. Sebab, di desa tersebut, sampah berada di mana-mana atau di setiap sudut desa. Saking kotornya, desa ini mendapat julukan pemukiman paling kotor di bumi.

Pasar, restoran, dan tempat bermain pun sudah melebur bersama sampah. Dan lebih parahnya lagi, di desa tersebut, tidak terdapat aliran listrik dan sangat sulit mendapatkan air bersih.

Pantas saja banyak sampah. Sebab, di desa ini ternyata penduduknya mayoritas bekerja sebagai pemulung sampah.

9. Desa Terapung

Desa Uros yang terletak di perbatasan Peru dan Bolivia ini merupakan desa yang unik. Sebab, desa ini merupakan desa terapung dan terbuat dari jerami. Meskipun begitu, jumlah penduduk di desa ini cukup banyak.

Dan jangan salah. Meskipun desa ini berada di perbatasan, fasilitas yang dimiliki begitu lengkap. Mulai dari rumah hingga sekolah.

10. Desa Kematian

Desa Colma yang berada di California ini disebut kota kematian. Bagaimana tidak, persentase jumlah warga yang hidup itu lebih sedikit dibandingkan warga yang meninggal. Itu juga merujuk pada adanya lahan pemakaman yang lebih luas daripada lahan pemukiman penduduk.

Luasnya lahan pemakaman tersebut memang atas instruksi pemerintah Dan Fransisco. Sebab, mereka menilai mayat adalah sumber penyakit. Maka dari itu pemakaman diletakkan di perbatasan kota, yakni di Colma.

11. Desa Boneka

Di Desa Nagoro, Jepang, persentase jumlah penduduk yang hidup memang lebih kecil dibandingkan persentase penduduk yang meninggal. Angka kelahiran di tempat ini juga begitu rendah. Tak hanya itu. Mereka yang bermigrasi ke tempat lain juga cukup besar.

Melihat kondisi itu, penduduk yang masih tersisa di sana,  berinisial Sidayu, membuat boneka sebuah pengantin para tetangga yang telah pergi meninggalkan desa tersebut.

Agar terlihat ramai, boneka-boneka yang mereka buat diletakkan di berbagai sudut desa. Baik itu taman, toko, dan tempat lainnya. 

12. Desa Beracun

Desa Miyake Jima, Jepang, merupakan desa yang cukup berbahaya. Sebab, desa ini terletak di bawah kaki gunung berapi Oyama yang masih aktif. Karena tak ingin keracunan, setiap penduduk Miyake  selalu mengenakan masker dalam kegiatan setiap hari.

Meskipun mengetahui hal tersebut cukup berbahaya, mereka tetap nekat tinggal di sana karena memang pemerintah Jepang membayar mereka untuk tetap tinggal di sana. Selain itu, pemerintah Jepang juga selaku rutin  memeriksakan kondisi kesehatan mereka.


Topik

Serba Serbi Desa-Aneh desa-unik-di-dunia desa-dengan-julukan-aneh-dan-unik



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Tulungagung Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

Yunan Helmy