Menantu Pencuri Bilyet Giro Milik Mertua Ditangkap di Nganjuk | Tulungagung TIMES
penjaringan-bakal-calon-jatimtimes099330c15d1b4323.jpg

Menantu Pencuri Bilyet Giro Milik Mertua Ditangkap di Nganjuk

Sep 12, 2018 18:35
ilustrasi bilyet giro
ilustrasi bilyet giro

Pihak Buru Sergap (Buser) Satreskrim Polres Tulungagung amankan Danang Adi Laksono (29) warga Desa Batangsaren Kecamatan Kauman. Pasalnya, pria asli Nganjuk itu diduga melakukan pencurian 5 lembar giro milik mertuanya, Heru Susanto (61). Danang diamankan di desa asalnya, Desa Sumberkepuh Kecamatan Tanjung Anom Kabupaten Nganjuk.

Dari penangkapan itu, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa bukti setoran giro, bukti pencairan giro, sebuah buku Rekening Bank BCA atas nama Danang Adi Laksono beserta kartu ATM bank BCA, bukti setoran milik Sri Wahyuti dari bilyet milik korban, kartu ATM Bank Mandiri atas nama Sri Wahyuti, sisa uang Rp 1.070.000, 2 unit HP merk Samsung, dan sebuah tas.

"Tersangka dan barang bukti kini diamankan di Mapolres," kata Kasubbag Humas Polres Tulungagung Iptu Sumaji.

Kasus bermula saat Heru Susanto melapor kehilangan 5 bilyet giro yang disimpannya di laci tokonya, Tunas Mulya ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Tulungagung pada Selasa (28/8) lalu. Bahkan salah satu giro itu sudah dicairkan dengan nilai 48 juta rupiah.

 “Mendapat laporan tersebut petugas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi,” katanya.

Meski saat melakukan olah TKP, petugas mendapat informasi yang minim akan keterlibatan tersangka, namun dari berbagai keterangan saksi, petugas mencurigai menantu korban sebagai pelakunya.

 “Karena saat itu belum cukup bukti maka petugas mengembangkan penyelidikan,” ujarnya.

Titik terang kasus ini mulai terkuak saat pihak penyidik mendapat informasi identitas orang yang mencairkan giro itu di bank BCA Jalan Tidar Surabaya yakni SR yang kemudian berhasil diamankan di GOR Sidoarjo.

 “Ternyata SR bukanlah pelaku utama, tetapi hanya orang yang dimanfaatkan oleh tersangka. Bahkan SR tidak mengenal tersangka,” jelasnya.

Masih menurut Sumaji, setelah dilakukan pengembangan ternyata benar, SR hanya disuruh SO untuk mencairkan giro tersebut. Sedangkan SO merupakan orang suruhan dari tersangka.

“Malam itu juga petugas langsung menuju rumah asal tersangka di Nganjuk, dan benar tersangka ada di rumah,” ujarnya.

Saat diinterograsi, tersangka terus mengelak. Bahkan, tersangka selalu meminta petugas untuk menunjukkan barang bukti. Lantas petugas menunjukkan bukti yang didapat dari SR termasuk sisa uang hasil pencairan. Ketika rumahnya digeledah, ternyata semua bukti ada termasuk bilyet, bukti transfer, dan sisa uang.

“Tersangka sempat kaget, namun petugas tetap menggelandangnya ke Mapolres untuk pemeriksaan ,” imbuhnya.

Kepada petugas, tersangka nekat mencuri giro tersebut karena terlilit hutang. Uang hasil pencairan giro juga sudah habis untuk membayar hutang.

Adapun modus yang digunakan tersangka yakni setelah berhasil mencuri giro, tersangka memalsu tanda tangan korban beserta stempel toko Tunas Mulya. Selanjutnya mencairkan giro tersebut dengan bukti setoran milik orang lain.

“Kita tidak lantas mempercayai pengakuannya. Setiap keterangannya pasti kami catat,” terangnya.

Sumaji menambahkan, kini petugas masih melakukan penyidikan kasus tersebut. Petugas juga tengah menelusuri apakah tersangka juga pernah melakukan tindak kriminal di daerah lain.

“Tersangka akan dijerat dengan pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara,” pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Menantu Pencuri Bilyet Giro Milik Mertua Ditangkap di Nganjuk Danang Adi Laksono

Berita Lainnya