Fenomena mistis masih dipercaya oleh warga sekitar, khususnya di Kecamatan Gondang yang berbatasan langsung dengan Trenggalek. Di desa Notorejo tepatnya, masih ada fenomena mistis yang cukup melegenda dan tidak mudah dilupakan begitu saja, karena saking seremnya.
"Ada semacam cerita yang memang dulu terjadi, katanya sih saat itu fakta," kata Imam warga Notorejo Kecamatan Gondang menceritakan.
Imam menuturkan, fenomena mistis yang dimaksud dikenal dengan ngunduh mantu. Unduh mantu yang seharusnya identik dengan kebahagiaan atas pernikahan dua insan ini berubah menjadi fenomena mistis yang mengerikan ketika hal itu dilakukan oleh bangsa lelembut.
"Tahunnya lupa, itu terjadi di Puthuk Ndawe dan banyak warga yang tau kisah itu," tambahnya
Tempatnya berlokasi di sebuah bukit kecil di tengah area persawahan, di suatu tempat di Desa Notorejo. Seperti halnya kegiatan ngunduh mantu versi manusia, Puthuk Ndawe atau ada yang mengatakan Puthuk Segawe dikatakan juga merayakan pesta dengan menghadirkan berbagai hiburan rakyat seperti pentas dangdut, tayub, wayangan dan sebagainya.
Namun kemeriahan pesta nguduh mantu tersebut hanya dapat dinikmati suaranya saja. "Manusia biasa tidak akan dapat menemukan keberadaanya secara langsung," ungkapnya
Konon pernah terjadi cerita yang membuat orang merinding, yaitu ada musisi orkes dangdut yang berasal dari Surabaya mengaku pernah menjadi korban kejahilan lelembut. Satu rombongan ceritanya diundang untuk pentas saat ada orang menikah," kata Imam
Musisi itupun mengajak serta satu group dangdut miliknya, namun ketika sampai di Desa Notorejo, mereka justru dibuat tercengang saat mengetahui kenyataan bahwa lokasi mereka tuju merupakan area persawahan yang tiada berpenghuni.
"Pernah juga terjadi pada seorang perias pengantin atau salon. Warga menemukan seorang perias jalan dengan terseok di area persawahan dalam keadaan penuh lumpur," tambahnya
Ketika ditanya, perias itu mengaku diundang untuk merias pengantin pada malam sebelumnya dengan dijemput seorang pesuruh menggunakan sepeda motor.
Saat dibonceng itu, dirinya dilarang menoleh ke arah belakang, namun larangan itu dilanggarnya.
"Perias itu katanya sandalnya terjatuh lalu menoleh dan akhirnya jatuh tersungkur ke dalam sawah yang penuh lumpur," kata Imam yang membuat merinding
Hingga kini banyak warga yang masih percaya jika Puthuk Ndawe merupakan kerajaan para hantu dan cerita itu masih sering membuat warga menjadi hati-hati jika melakukan sesuatu disana.
