12 Pengedar Narkotika Ditangkap Selama Februari 2018 | Tulungagung TIMES

12 Pengedar Narkotika Ditangkap Selama Februari 2018

Mar 02, 2018 18:06
AKP Suwancono (tengah, berdiri) dalam pers release penangkapan pengedar narkoba selama bulan Februari (foto: Joko Pramono/ JatimTIMES)
AKP Suwancono (tengah, berdiri) dalam pers release penangkapan pengedar narkoba selama bulan Februari (foto: Joko Pramono/ JatimTIMES)

Belasan tersangka kasus narkotika jenis sabu dan pil dobel L berhasil diamankan oleh Kepolisian Resort Tulungagung. Setidaknya selama bulan Februari 2018, polisi berhasil menangkap 12 orang pengedar sabu dan pil dobel L di wilayah hukum Polres Tulungagung.

"Selama bulan Februari 2018 kita telah amankan 12 pelaku pengedar jenis sabu dan pil dobel L," ungkap Kasat Reskoba Polres Tulungagung, Akp Suwancono.


Dari 12 orang yang diamankan, sembilan orang ditangkap dalam kasus penyalahgunaan Pil Double L, mereka ialah MD (17), TW (22) dan EE (21), ketiganya warga warga Desa Pelem Campurdarat.


Kemudian, BL (34) warga Panggungrejo Kauman, SS (23) warga Bulusari Kedungwaru, MS(23) asal Ringinpitu Kedungwaru, EN (23), dan IM (23) warga Ngranti Boyolangu, serta EN (27) warga Boro Kedungwaru. Satu diantara tersangka pil dobel L tidak ditahan lantaran masih status pelajar di bawah umur dan masih dilakukan rehabiltasi. . 


Sedang tiga sisanya merupakan tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Mereka ialah EA (28) asal Karangrejo, DG (37) asal Kutoanyar, EN (30) asal Bendilwungu, Sumbergempol.  
"9 diantaranya merupakan pengedar pil dobel L, dan sisanya jaringan pengedar sabu," urai Suwancono pada awak media.


Dari tangan pelaku, polisi berhasil amankan ribuan pil dobel L dan sejumlah besar sabu.
"Total Barang bukti yang diamankan sejumlah 1811 butir pil dobel L , 6 pocket shabu seberat 3,17 gram dan uang tunai Rp 1.080.000 rupiah," terang Suwancono.


Untuk pengedar narkotika jenis sabu, Suwancono jelaskan jika mereka merupakan jaringan antar daerah.


"Untuk sabu merupakan jaringan antar daerah," ucapnya.
Dari hasil pemeriksaan, pelaku mempunyai modus baru dalam peredaran barang haram itu. 
"Mereka mengelabui petugas dengan menyembunyikan barangnya di sandal jepit maupun di dalam helm," terangnya pada awak media.


Atas tindak pidana yang mereka lakukan, para pelaku diancam dengan hukuman hingga 20 tahun penjara.


"Para pelaku diancam dengan pasal 114 ayat 1 dan pasal 112 ayat 1 UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara. Untuk pengedar pil doubel L dikenakan pasal 197 sub pasal 196 UU RI No 36 th 2009 tentang kesehatan dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara," tegasnya.

Topik
berita tulungagung Polres Tulungagung Pengedar Narkoba

Berita Lainnya