Kota Tulungagung merupakan kota dengan cukup banyak bertebaran cagar budaya berupa candi dan peninggalan bersejarah lain. Sampai awal Desember 2017, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tulungagung mencatat ada 3 penemuan situs cagar budaya.
Dari informasi yang dihimpun Tulungagung TIMES, temuan cagar budaya dua batu yoni yang ceratnya sudah rusak diketemukan di lahan perhutani di dusun Tenggong, desa Wajak Kidul, Kecamatan Boyolangu dan satu lagi berada di teras rumah kosong di dusun Karangrejo, desa Karangrejo.
"Sudah di kunjungi beberapa waktu lalu, sudah difoto dan katanya masih dilakukan penelitian," kata Yono warga Karangrejo Kecamatan Boyolangu saat di hubungi melalui pesan elektronik.
Kabid sejarah dan purbakala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Tulungagung Sunari mengatakan selama tahun 2017 ada 3 penemuan situs cagar budaya ditemukan.
"Diantaranya ditemukan di desa Pulotondo kecamatan Ngunut, desa Balesono kecamatan Ngunut dan terakhir pada 11 desember lalu ditemukan 1 cagar budaya baru berjenis batu yoni di desa Karangrejo kecamatan Boyolangu," katanya
Sunari menuturkan pasca penemuan itu, pihaknya segera menghubungi Balai Pelestarian Cagar Budaya provinsi Jawa Timur untuk dilakukan pengecekan terhadap temuan itu.
"Setelah di cek dan benar, biasanya BPCB akan memberikan kompensasi kepada penemu situs cagar budaya itu kemudian temuan cagar budaya itu dipajang di BPCB Provinsi Jawa Timur di Mojokerto," pungkasnya
