Cuaca Ekstrem Melanda AS, KBRI Washington Keluarkan Imbauan Darurat untuk WNI
Reporter
Mutmainah J
Editor
A Yahya
27 - Jan - 2026, 07:23
JATIMTIMES - Kondisi cuaca ekstrem masih berlangsung di Amerika Serikat (AS), khususnya di wilayah Washington, D.C. dan sekitarnya. Menyikapi hal ini, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Washington mengeluarkan imbauan penting bagi seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di kawasan DMV (District of Columbia, Maryland, dan Virginia).
Melalui akun resmi @indonesiaindc, KBRI mengingatkan agar WNI menunda perjalanan yang tidak mendesak dan membatasi aktivitas di luar ruangan selama kondisi cuaca ekstrem masih berlangsung. Hal ini dikarenakan sejumlah tantangan yang muncul, termasuk akses dan mobilitas yang terbatas akibat salju dan es tebal.
Baca Juga : Berikut Hasil Pemetaan Daerah Rawan Kecelakaan hingga Bencana di Malang Jelang Ramadan
Imbauan KBRI untuk WNI di Wilayah DMV
Berikut poin-poin inti dari imbauan yang disampaikan:
• Hindari perjalanan yang tidak perlu dan batasi kegiatan di luar ruangan selama cuaca buruk.
• Waspadai kondisi jalan dan trotoar licin akibat akumulasi salju dan lapisan es yang berpotensi menyebabkan kecelakaan.
• Patuhi peraturan darurat cuaca salju (snow emergency) yang berlaku di wilayah tempat tinggal masing-masing.
• Pastikan ketersediaan kebutuhan pokok dan perlengkapan darurat di rumah.
• Perhatikan kondisi kesehatan diri dan keluarga, terutama pada kelompok yang rentan seperti anak-anak dan lansia, serta waspadai risiko hipotermia.
• Selalu mengikuti informasi resmi dari pemerintah kota atau otoritas lokal untuk pembaruan kondisi.
Untuk kondisi darurat, WNI diimbau menghubungi layanan darurat 911 atau hotline keamanan setempat sesuai wilayah. Khusus untuk situasi darurat yang melibatkan WNI, KBRI Washington menyediakan hotline yang dapat dihubungi di nomor +1 (202) 569-7996.
Dampak Cuaca Ekstrem di AS
Cuaca ekstrem yang melanda AS telah berlangsung sejak pekan lalu, menyebar dari kawasan Teluk Meksiko hingga wilayah timur laut negara tersebut. Fenomena ini tidak hanya menyebabkan gangguan transportasi, tetapi juga berdampak luas bagi kehidupan masyarakat.
Beberapa dampak yang terjadi antara lain:
• Pemadaman listrik massal yang telah memengaruhi lebih dari satu juta warga di wilayah selatan.
• Pembatalan puluhan ribu penerbangan akibat cuaca buruk di berbagai bandara.
• Korban jiwa dilaporkan mencapai sedikitnya tujuh orang akibat kondisi cuaca yang ekstrem.
Pemerintah federal AS juga telah merespons situasi ini dengan memberikan status darurat bencana federal untuk 12 negara bagian, yakni:
- South Carolina
- Virginia
- Tennessee
- Georgia
- North Carolina
- Maryland
- Arkansas
- Kentucky
- Louisiana
- Mississippi
- Indiana
- West Virginia
Selain itu, Departemen Keamanan Dalam Negeri AS (DHS) menyatakan bahwa total 17 negara bagian dan Distrik Columbia telah menetapkan status darurat cuaca untuk mengoptimalkan respons penanganan darurat.
Apa yang Perlu Diperhatikan WNI
Bagi WNI yang tinggal atau sedang berada di wilayah terdampak, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan:
Baca Juga : 17 Tahun Graha Bangunan: Merawat Kepercayaan Pelanggan lewat Gebyar Undian Bernilai Jutaan Rupiah
1. Selalu cek informasi resmi dari otoritas setempat atau media lokal yang kredibel.
2. Siapkan perlengkapan darurat seperti makanan tahan lama, senter, baterai, dan obat-obatan.
3. Hindari risiko cedera akibat permukaan licin atau suhu beku yang ekstrem.
4. Jika perlu keluar rumah, gunakan pakaian hangat yang sesuai dan selalu berhati-hati.
Dengan cuaca ekstrem yang masih berlangsung, kewaspadaan dan kesiapsiagaan menjadi kunci utama untuk menjaga keselamatan diri dan keluarga. Selalu ikuti arahan otoritas setempat, serta manfaatkan hotline darurat jika kamu atau orang terdekat membutuhkan bantuan segera.
