Wali Kota Mas Ibin Tutup Kepanjenkidul Fest IV 2025: Kreativitas Warga Jadi Energi Baru Pembangunan Kota Blitar

Reporter

Aunur Rofiq

Editor

Dede Nana

30 - Nov - 2025, 08:01

Wali Kota Blitar Mas Ibin (paling kiri) dan Camat Kepanjenkidul Asrofi Romli (tengah) menghadiri rangkaian kegiatan Kepanjenkidul Fest IV. Dalam kesempatan tersebut, Mas Ibin berpesan agar Kepanjenkidul Fest terus menjadi ruang kreativitas dan kebersamaan warga.(Foto: Bagian Umum Setda Kota Blitar)

JATIMTIMES — Pemerintah Kota Blitar menutup gelaran Kepanjenkidul Fest IV 2025 dengan meriah di Sport Center Jalan Beloran, Kecamatan Kepanjenkidul, Sabtu malam, 29 November 2025. Wali Kota Blitar, H. Syauqul Muhibbin atau Mas Ibin, hadir langsung untuk menutup rangkaian festival yang digelar sejak 27 November dan diikuti ribuan warga setiap harinya.

Dalam sambutannya, Mas Ibin menegaskan bahwa Kepanjenkidul Fest bukan sekadar hiburan tahunan, tetapi ruang tumbuhnya kreativitas, ekonomi lokal, dan kolaborasi sosial warga. 

Baca Juga : Minggu Legi 30 November 2025 Cocok Tanam Buah? Cek Ramalan Wetonmu Hari Ini

“Festival ini membuktikan bahwa sebuah kegiatan masyarakat bukan hanya soal keramaian, tetapi tentang semangat, kreativitas, dan kolaborasi warga yang luar biasa,” ujar Mas Ibin dari atas panggung utama.

Ibin

Ruang Ekspresi Warga, Mesin Ekonomi Lokal

Tahun ini, Kepanjenkidul Fest menampilkan kombinasi acara seni, olahraga, ekonomi kreatif, dan komunitas. Mulai dari bazar UMKM, pameran kreatif dan digital, workshop videografi, hingga kompetisi basket, inline skate, push bike, fit session, cosplay, festival kopi, clothing thrift market, serta live music dan DJ performance.

Selama tiga hari penyelenggaraan, area Sport Center dipadati warga dari berbagai kelurahan di Kecamatan Kepanjenkidul. Panitia mencatat aktivitas UMKM meningkat signifikan dan interaksi komunitas berlangsung lebih intens.

Mas Ibin mengapresiasi kerja seluruh panitia, perangkat kelurahan, dan warga Kecamatan Kepanjenkidul. “Saya menyampaikan terima kasih yang tak terhingga kepada panitia, perangkat kelurahan, dan terutama warga Kelurahan Kepanjenkidul. Berkat kerja keras, kekompakan, dan semangat gotong royong panjenengan semua, festival ini berjalan sukses, lebih meriah daripada tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya.

Menurut Mas Ibin, keberhasilan penyelenggaraan Kepanjenkidul Fest memperlihatkan bahwa pembangunan kota tidak hanya bertumpu pada infrastruktur, tetapi juga pada energi sosial masyarakat. “Ini adalah esensi pembangunan yang kita harapkan: membangun kota, membangun jiwa, dan membangun kebersamaan,” kata Wali Kota.

Ibin

Festival sebagai Identitas Daerah

Kecamatan Kepanjenkidul selama ini dikenal sebagai salah satu pusat pergerakan komunitas seni, olahraga, dan kreatif di Kota Blitar. Mas Ibin menyebut Kepanjenkidul Fest sebagai cermin identitas kawasan tersebut.

“Kota ini besar karena kreativitas kalian. Kota ini dikenal karena semangat, karya, dan kolaborasi masyarakatnya. Vibe yang panjenengan hadirkan tiap malam membuat acara ini hidup dan menjadi magnet bagi warga,” kata Mas Ibin, merespons antusiasme penonton yang memenuhi area terbuka Sport Center.

Selain masyarakat umum, acara penutupan juga dihadiri pejabat daerah, pimpinan OPD, camat, lurah, kepala sekolah se-Kecamatan Kepanjenkidul, serta pihak perbankan seperti Bank Jatim, BRI, dan BNI. Kehadiran mereka menegaskan adanya dukungan lintas sektor bagi penguatan ruang kreativitas warga.

Pemerintah Kota Blitar menilai festival ini berdampak pada tiga hal: peningkatan aktivitas ekonomi lokal, tumbuhnya interaksi sosial, dan penguatan peran komunitas dalam pembangunan.

Di sektor ekonomi, bazar UMKM, festival kopi, serta pasar kreatif menjadi magnet transaksi harian. Para pelaku usaha kecil mengaku pendapatan mereka naik dibandingkan hari biasa.

Baca Juga : Ramalan Zodiak 30 November 2025: Energi Baru, Suasana Baru di Penghujung Bulan

Di sektor sosial, festival menjadi ruang interaksi berbagai komunitas lintas usia, mulai dari komunitas olahraga, komunitas seni, komunitas digital, hingga komunitas pelajar.

Sementara bagi perangkat kelurahan, festival ini menjadi ajang penguatan kapasitas manajemen acara dan pelayanan publik berbasis komunitas.

Mas Ibin menekankan bahwa pemerintah akan terus mendukung inisiatif warga seperti ini. “Teruslah kembangkan potensi diri, jaga lingkungan, dan terus berinovasi. Pemerintah Kota Blitar akan selalu mendukung setiap inisiatif dari kelurahan yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan memajukan potensi daerah,” katanya.

Ibin

Apresiasi untuk Para Pemenang

Pada malam penutupan, Wali Kota Blitar juga menyerahkan penghargaan kepada para pemenang lomba dari berbagai kategori, mulai dari kompetisi olahraga, seni, hingga kreativitas digital.

Kepada para pemenang, Mas Ibin menyampaikan selamat dan apresiasi. “Keberhasilan panjenengan menjadi inspirasi bagi kita semua. Bagi yang belum berhasil, ini adalah pengalaman berharga untuk mencoba lagi tahun depan,” ujarnya.

Meski resmi ditutup, Wali Kota menegaskan bahwa berakhirnya Kepanjenkidul Fest IV justru menjadi titik awal persiapan festival tahun berikutnya.

“Penutupan hari ini bukan akhir, melainkan awal. Setelah ini kita bersiap menyambut Kepanjenkidul Festival V 2026. Mari menjadikan sukses tahun ini sebagai modal semangat untuk membangun Kelurahan Kepanjenkidul dan Kecamatan Kepanjenkidul lebih maju ke depan,” katanya.

Malam penutupan ditandai dengan penampilan musik dan riuh tepuk tangan ribuan warga. Suasana yang hangat, tertib, dan penuh kegembiraan menjadi bukti bahwa kreativitas warga tetap menjadi energi penting bagi pembangunan Kota Blitar.