Disparta Kota Batu Catat Kunjungan Wisatawan Selama Musim Libur Sekolah Tembus 360 Ribu Orang
Reporter
Prasetyo Lanang
Editor
A Yahya
15 - Jul - 2026, 03:15
JATIMTIMES – Momentum libur sekolah yang berlangsung sejak Juni hingga pertengahan Juli 2026 ini membawa angin segar bagi roda perekonomian di Kota Batu. Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu mencatat ratusan ribu pelancong telah memadati Kota Batu, memicu perputaran uang yang masif di berbagai sektor usaha mikro dan makro.
Berdasarkan data yang dihimpun dari sistem pelaporan digital Fast Application Information Report (FAIR) milik Disparta Kota Batu, volume kunjungan pelancong luar daerah telah melampaui ekspektasi awal. Menariknya, angka fantastis yang tercatat saat ini diproyeksikan masih akan membengkak karena mayoritas pelaku industri wisata belum menyetorkan data kunjungan mereka.
Baca Juga : Awas! Modus Scam Bule Oman Berkeliaran di Mal Surabaya, Begini Ceritanya
Kepala Disparta Kota Batu, Onny Ardianto, mengungkapkan bahwa data yang terekam dalam sistem digital FAIR saat ini baru mencakup sebagian kecil dari ekosistem pariwisata yang ada di Kota Batu.
“Kunjungan wisatawan sementara mencapai 362.869 orang. Ini masih bersifat sementara karena baru sekitar 30 persen pelaku usaha pariwisata yang menyampaikan laporan,” terang Onny.
Dari total data sementara yang masuk, sektor Daya Tarik Wisata (DTW) yang meliputi destinasi alam, buatan, serta wahana edukasi menjadi penyumbang kunjungan terbesar dengan angka mencapai 332.019 pergerakan wisatawan. Sementara itu, sektor akomodasi mencatatkan sebanyak 29.850 wisatawan memilih untuk bermalam di berbagai jenis penginapan di Kota Batu.
Onny menilai tingginya antusiasme ini menunjukkan posisi Kota Batu masih sebagai jujugan liburan keluarga favorit di Jawa Timur. Selama periode ini, tingkat keterisian kamar (okupansi) mampu stabil di angka 75 persen saat hari kerja (weekday) dan melonjak ekstrem hingga 90 persen menjelang akhir pekan (weekend).
“Pesan kami kepada seluruh manajemen hotel dan akomodasi untuk menjaga kualitas layanan, kebersihan, dan keselamatan agar wisatawan merasa aman dan membawa cerita baik setelah pulang dari Kota Batu,” imbaunya.
Baca Juga : Ada Fenomena Matahari di Atas Ka'bah 15-17 Juli 2026, Begini Cara Cek Arah Kiblat yang Benar
Korelasi positif antara membeludaknya pelancong dan okupansi hotel ini juga diamini oleh Ketua PHRI Kota Batu, Sujud Hariadi. Menurutnya, daya tarik utama musim libur sekolah tahun ini adalah stabilitas tarif kamar hotel yang tidak mengalami lonjakan ekstrem (high season surcharge) seperti pada momen Lebaran atau malam tahun baru.
Selain faktor harga yang bersahabat bagi kantong keluarga, strategi promosi silang melalui paket bundling penginapan sekaligus tiket masuk wahana rekreasi terbukti ampuh menjadi magnet penarik minat pasar. Skema kolaboratif ini dinilai memberikan efisiensi biaya liburan yang sangat signifikan bagi para wisatawan urban.
