Kalender Jawa Weton Jumat Wage 22 Mei 2026: Hari Rahayu
Reporter
Binti Nikmatur
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
22 - May - 2026, 06:12
JATIMTIMES - Jumat (22 Mei 2026) bertepatan dengan pasaran Wage dalam penanggalan Jawa. Berdasarkan kalender Jawa, hari ini jatuh pada 5 Besar 1959 tahun Dal dan berada dalam Wuku Wariga Alit. Weton hari ini adalah Jumat Wage dengan jumlah neptu 10, berasal dari Jumat bernilai 6 dan Wage bernilai 4.
Dalam tradisi masyarakat Jawa, weton dipercaya dapat menggambarkan watak, perjalanan hidup, rezeki, hingga kecocokan jodoh seseorang. Hingga kini, primbon Jawa masih digunakan sebagian masyarakat untuk menentukan hari baik dalam berbagai aktivitas penting.
Baca Juga : Heboh Tukang Rosok Temukan Bayi Hidup, Polisi Kejar Pembuang
Pemilik weton Jumat Wage umumnya dikenal memiliki hati yang halus, jujur, dan suka membantu orang lain. Karakternya juga dikenal rela berkorban demi keluarga maupun orang-orang terdekat.
Namun di balik sifat baik tersebut, weton ini juga memiliki sisi yang perlu diperhatikan. Pemilik weton Jumat Wage disebut mudah terkejut, cenderung boros, serta kadang keras kepala karena terlalu kukuh mempertahankan pendapat sendiri meski belum tentu benar.
Meski demikian, pembawaannya yang tulus dan mudah iba membuat sosok ini sering disenangi lingkungan sekitar. Dalam banyak situasi, Jumat Wage juga dikenal sebagai pribadi yang suka menolong tanpa mengharapkan balasan.
Menurut primbon Jawa, Pangarasan weton Jumat Wage adalah Aras Pepet. Maknanya, hidupnya kerap diwarnai rasa prihatin, perjuangan, dan keinginan yang tidak selalu mudah tercapai.
Meski terdengar berat, weton ini justru diyakini mampu membentuk pribadi yang kuat menghadapi tekanan hidup. Pengalaman dan perjuangan yang dilalui sering membuat pemilik weton Jumat Wage lebih matang dalam memandang persoalan.
Sementara itu, Pancasuda weton ini adalah Sumur Sinaba. Dalam primbon Jawa, Sumur Sinaba bermakna pribadi yang pandai, berwawasan luas, dan sering dijadikan tempat meminta nasihat karena banyak pengetahuan.
Hari ini juga berada dalam Wuku Wariga Alit yang dilambangkan oleh Sang Hyang Asmara. Wuku ini menggambarkan sosok rupawan yang mudah menjadi perhatian dan pembicaraan dalam lingkungan sosial.
Simbol pohon Sulastri dalam wuku ini melambangkan daya tarik dan pembawaan yang disenangi banyak orang. Sedangkan burung Kepodhang menggambarkan sifat cemburuan dan tidak terlalu suka berada di tengah keramaian.
Baca Juga : Layanan Cathlab RSUD Kanjuruhan Resmi Digunakan, Bisa Diakses oleh Peserta BPJS Kesehatan
Wuku Wariga Alit juga memiliki simbol menghadap candi yang bermakna pribadi yang sering menyimpan rasa prihatin dan cemburu. Namun di balik itu, wataknya dipercaya mampu sukses di mana pun berada selama memiliki tekad kuat.
Primbon juga memberi peringatan bahwa wuku ini memiliki kala berada di atas. Karena itu, selama tujuh hari ke depan disarankan menghindari aktivitas penting yang berkaitan dengan tempat tinggi atau memanjat.
Khusus Jumat Wage di Wuku Wariga Alit, hari ini termasuk berwatak rahayu. Artinya, cukup baik digunakan untuk bepergian jauh karena dipercaya membawa keselamatan dan kesejahteraan dalam perjalanan.
Dalam urusan pekerjaan, weton Jumat Wage cocok menekuni bidang yang membutuhkan kemampuan komunikasi dan ketelitian. Profesi seperti pemasaran, bisnis, sales, wiraswasta, guru, dosen, administrasi, hingga pegawai negeri dinilai sesuai dengan karakter weton ini.
Sementara dalam urusan asmara, Jumat Wage dengan neptu 10 dipercaya paling cocok dipasangkan dengan weton yang memiliki neptu 14 atau 9. Beberapa weton yang dianggap serasi antara lain Sabtu Legi, Minggu Pahing, dan Senin Wage.
