Puasa Ayyamul Bidh Mei 2026 Dimulai Besok, Ini Niat dan Keutamaanya
Reporter
Binti Nikmatur
Editor
A Yahya
30 - Apr - 2026, 07:00
JATIMTIMES - Puasa Ayyamul Bidh kembali hadir di bulan Mei 2026. Amalan sunnah ini rutin dikerjakan setiap pertengahan bulan Hijriah, tepatnya pada tanggal 13, 14, dan 15.
Pada periode kali ini, puasa tersebut bertepatan dengan bulan Zulkaidah. Istilah Ayyamul Bidh sendiri berarti “hari-hari putih”.
Baca Juga : Gebrakan Sekwan Jatim Ali Kuncoro: Bawa Sekretariat DPRD Jatim Masuk Kelompok Elit Lembaga Transparan
Dalam literatur fikih, penamaan ini merujuk pada kondisi malam saat bulan purnama bersinar terang, sehingga langit tampak bercahaya. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam buku Fiqih Puasa karya M. Hasyim Ritonga.
Puasa ini dikenal sebagai salah satu amalan yang dianjurkan Rasulullah SAW dan memiliki keutamaan besar bagi umat Islam yang menjalankannya secara konsisten.
Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia 2026 yang diterbitkan Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama RI, pelaksanaan puasa Ayyamul Bidh di bulan Mei 2026 jatuh pada:
• Jumat, 1 Mei 2026 (13 Zulkaidah)
• Sabtu, 2 Mei 2026 (14 Zulkaidah)
• Minggu, 3 Mei 2026 (15 Zulkaidah)
Tiga hari tersebut menjadi waktu utama untuk melaksanakan puasa sunnah Ayyamul Bidh.
Adapun anjuran menjalankan puasa ini berasal dari sabda Nabi Muhammad SAW. Salah satu hadis yang diriwayatkan Abu Dzar RA menyebutkan:
"Jika engkau ingin berpuasa tiga hari dalam sebulan, maka berpuasalah pada tanggal 13, 14, dan 15." (HR. Tirmidzi dan An-Nasa'i)
Hadis ini menjadi dasar bagi umat Islam untuk mengamalkan puasa Ayyamul Bidh setiap bulannya.
Berikut bacaan niat puasa Ayyamul Bidh yang bisa diamalkan:
نَوَيْتُ صَوْمَ يوم الْبِيْضُ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى.
Latin: Nawaitu shauma yaumul biidh sunnatal lillaahi ta'aalaa.
Artinya: "Saya niat berpuasa sunnah yaumul bidh (hari putih) karena Allah Ta'ala."
Niat ini dapat dibaca pada malam hari atau sebelum waktu subuh.
Puasa Ayyamul Bidh memiliki sejumlah keutamaan yang membuatnya dianjurkan untuk dikerjakan:
1. Pahala seperti puasa setahun
Puasa tiga hari setiap bulan dinilai setara dengan puasa sepanjang tahun. Hal ini karena satu amal kebaikan dilipatgandakan sepuluh kali, sehingga tiga hari setara tiga puluh hari.
2. Menghidupkan sunnah Nabi
Amalan ini termasuk yang rutin dilakukan Rasulullah SAW. Dengan mengerjakannya, umat Islam turut meneladani kebiasaan beliau.
3. Melatih kesabaran dan pengendalian diri
Puasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi sarana memperbaiki diri, menahan emosi, dan menjaga perilaku.
4. Amalan ringan dengan pahala besar
Hanya dilakukan tiga hari dalam sebulan, namun nilai pahalanya sangat besar. Ini menjadi kesempatan mudah bagi umat Islam untuk menambah amal ibadah.
Demikian jadwal, niat, dan keutamaan puasa Ayyamul Bidh. Semoga informasi ini bermanfaat ya.
