BPJS Ketenagakerjaan Blitar Sosialisasikan JKK hingga JP ke Persekutuan Gereja
Reporter
Aunur Rofiq
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
30 - Mar - 2026, 07:13
JATIMTIMES - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Blitar terus mengintensifkan upaya perluasan perlindungan sosial bagi pekerja melalui pendekatan komunitas. Kali ini, lembaga tersebut menyasar kalangan keagamaan dengan menggelar sosialisasi program dan manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan kepada Gabungan Persekutuan Gereja Kota dan Kabupaten Blitar.
Kegiatan ini dihadiri para pemuka agama, pengurus gereja, serta perwakilan jemaat dari berbagai denominasi di wilayah Blitar. Dalam forum tersebut, BPJS Ketenagakerjaan memaparkan program unggulan, mulai dari Jaminan Kecelakaan Kerja JKK, Jaminan Kematian JKM, Jaminan Hari Tua JHT, hingga Jaminan Pensiun JP.
Baca Juga : Atap Tiga Kelas SMKN 1 Ampelgading Ambruk, DPRD Jatim Desak Perbaikan Cepat
Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Blitar, Ahmad Pauzi, menegaskan bahwa sosialisasi ini merupakan bagian dari strategi kolaboratif yang berkelanjutan antara BPJS Ketenagakerjaan dengan Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia. Sinergi ini dinilai penting untuk menjangkau kelompok masyarakat yang selama ini belum tersentuh secara optimal, khususnya pekerja sektor informal.
“Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama di tingkat pusat. Kami ingin memastikan bahwa informasi mengenai jaminan sosial ketenagakerjaan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk komunitas keagamaan,” kata Ahmad Pauzi.
Ia menambahkan, peran pemuka agama menjadi krusial dalam memperluas literasi jaminan sosial. Melalui pendekatan berbasis komunitas, pesan perlindungan sosial diharapkan dapat tersampaikan secara lebih efektif dan berkelanjutan.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap para pemuka agama dapat menjadi perpanjangan tangan dalam menyampaikan informasi kepada jemaat mengenai pentingnya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, sehingga semakin banyak masyarakat yang terlindungi,” ujarnya.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga diwarnai dengan sesi diskusi interaktif. Para peserta tampak antusias menggali informasi, mulai dari manfaat program, mekanisme pendaftaran, hingga kemudahan akses layanan yang kini semakin terdigitalisasi.
Baca Juga : 9 dari 10 Warga Indonesia Sebut MBG Lebih Untungkan Elite
Perwakilan Gabungan Persekutuan Gereja Kota dan Kabupaten Blitar menyatakan apresiasinya atas inisiatif tersebut. Mereka menilai sosialisasi ini tidak hanya memberikan pemahaman baru, tetapi juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dalam meningkatkan kesejahteraan jemaat.
Melalui langkah ini, BPJS Ketenagakerjaan Blitar menegaskan komitmennya dalam memperluas cakupan kepesertaan sekaligus membangun kesadaran kolektif akan pentingnya perlindungan sosial. Di tengah dinamika ekonomi yang penuh risiko, kehadiran jaminan sosial ketenagakerjaan menjadi instrumen penting untuk menjaga keberlangsungan hidup pekerja dan keluarganya.
“Sosialisasi ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa perlindungan jaminan sosial bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan dasar dalam menghadapi risiko sosial ekonomi,” pungkas Ahmad Pauzi.
