Kalender Jawa Weton Jumat Legi 20 Maret 2026: Hari Baik Menanam dan Beli Pakaian

Reporter

Binti Nikmatur

20 - Mar - 2026, 05:44

Ilustrasi menanam pohon. (Foto: Shutterstock)

JATIMTIMES - Tanggal 20 Maret 2026 bertepatan dengan Jumat Legi dalam penanggalan Jawa. Hari ini masuk dalam Wuku Kulawu dengan jumlah neptu 11, bersamaan dengan 1 Sawal 1959 Jawa dan 30 Ramadhan 1448 Hijriah.

Perpaduan weton dan wuku dalam primbon Jawa ini sering dikaitkan dengan peluang keberuntungan dalam urusan keduniaan. Sejumlah aktivitas bahkan dipercaya membawa hasil baik jika dilakukan pada hari ini.

Baca Juga : Diskon Tarif Tol 30 Persen Saat Arus Balik Lebaran 2026, Cek Jadwal dan Ruas Tol yang Berlaku

Jumat Legi memiliki neptu 11 yang berasal dari nilai Jumat 6 dan Legi 5. Dalam perhitungan penanggalan Jawa, weton ini dikenal lancar dalam urusan sandang dan pangan.

Kebutuhan hidup umumnya tercukupi karena rezekinya dipercaya selalu menemukan jalan. Karakter ini juga kerap dikaitkan dengan kehidupan yang relatif stabil dalam hal ekonomi.

Dalam hitungan pangarasan, weton Jumat Legi berada pada Aras Tuding. Filosofi ini menggambarkan seseorang yang sering ditunjuk atau dipercaya dalam berbagai urusan.

Kesempatan untuk menduduki posisi dalam organisasi atau lingkungan kerja cukup terbuka. Kepercayaan tersebut biasanya muncul karena kemampuan dan sikap yang dianggap layak memimpin.

Namun sisi lain dari Aras Tuding juga menunjukkan potensi munculnya tudingan atau penilaian negatif dari lingkungan sekitar. Hal tersebut menjadi pengingat agar tetap berhati-hati dalam bertindak.

Sementara dalam perhitungan Pancasuda, Jumat Legi berada pada Satriya Wirang. Maknanya berkaitan dengan keluhuran budi serta sikap baik kepada sesama.

Meski demikian, dalam perjalanan hidup sering muncul situasi yang membuat pemilik weton ini merasa dipermalukan atau kurang dihargai. Kondisi ini terkadang membuat wibawa terlihat berkurang meskipun niatnya baik.

Hari ini dalam kalender Jawa juga berada dalam Wuku Kulawu yang dilambangkan oleh Bathara Sadana. Wuku ini dikenal menggambarkan pribadi yang memiliki keteguhan karakter serta sering mendapatkan keberuntungan.

Simbol air dalam tempayan yang berada di depan melambangkan kecerdikan dan kebijaksanaan dalam mengambil langkah. Meski demikian, terkadang masih tersimpan sisi gelap dalam hati yang perlu dikendalikan.

Lambang gedhong yang berada di depan menunjukkan kecenderungan senang memperlihatkan apa yang dimiliki. Sifat dermawan juga terlihat cukup menonjol, meskipun dalam beberapa keadaan masih disertai harapan mendapatkan pengakuan dari lingkungan sekitar.

Baca Juga : Hukum Merayakan Lebaran Ketupat dalam Islam, Tradisi Jawa yang Sarat Makna Silaturahmi

Burung nuri menjadi simbol lain dalam wuku ini. Gambaran tersebut berkaitan dengan sifat yang mudah mengeluarkan sesuatu, baik harta maupun tenaga. Jika tidak disertai pengendalian diri, kebiasaan tersebut dapat membuat keberuntungan cepat berlalu.

Dalam simbol lain, perjalanan hidup digambarkan seperti embun yang menetes di sendang. Artinya kehidupan biasanya dimulai dari kondisi sederhana, kemudian berkembang menjadi lebih baik hingga mencapai kemapanan.

Wuku ini juga dilambangkan seperti burung dewata yang sedang berkumpul. Filosofi tersebut berkaitan dengan kemampuan menjaga hubungan asmara yang langgeng.

Selama tujuh hari Wuku Kulawu berlangsung, terdapat pantangan untuk menghindari perjalanan jauh ke arah utara apabila berkaitan dengan urusan yang penting.

Dalam perhitungan primbon Jawa, Jumat Legi pada Wuku Kulawu dikenal sebagai hari yang baik untuk menanam tanaman. Apa yang ditanam dipercaya dapat tumbuh subur dan memberikan hasil yang menggembirakan.

Secara umum, hari ini juga dianggap membawa keberuntungan dalam berbagai urusan duniawi, terutama yang berkaitan dengan usaha atau pekerjaan.

Dalam dunia kerja, Jumat Legi dinilai cocok menjalani profesi di bidang pendidikan, konsultan, kepemimpinan organisasi, hingga dunia usaha.

Untuk urusan asmara, Jumat Legi dipercaya lebih cocok dipasangkan dengan weton yang memiliki jumlah neptu 8, 13, atau 18.