7 Kuliner Legendaris Tulungagung untuk Buka Puasa, Beberapa Pilihan Wajib Dicoba!

Editor

A Yahya

10 - Mar - 2026, 08:01

Nasi pecel tumpang, salah satu kuliner khas Tulungagung yang cocok dinikmati untuk berbuka puasa. (dok. Instagram/ciaplahap)

JATIMTIMES -  Bulan Ramadan menjadi momen yang tepat untuk menikmati beragam kuliner khas daerah. Di Tulungagung, Jawa Timur, ada banyak pilihan makanan tradisional yang cocok dijadikan menu berbuka puasa.

Mulai dari hidangan berkuah santan hingga camilan manis, semuanya tersedia di berbagai sudut kota. Beberapa di antaranya bahkan sudah terkenal dan menjadi favorit warga lokal maupun wisatawan.

Baca Juga : BPJS Kesehatan Imbau Masyarakat Tidak Khawatir, Layanan JKN Tetap Beroperasi Selama Libur Lebaran 2026

Berdasarkan penelusuran langsung penulis, salah satu makanan yang paling populer adalah Ayam Lodho. Hidangan ini terkenal dengan cita rasa gurih dan pedas dari kuah santannya.

Salah satu warga lokal Tulungagung yang hobi kulineran, Yosian (23) mengaku Ayam Lodho merupakan salah satu menu istimewa di Tulungagung. 
"Lodho memang terkenal di Tulungagung, biasanya memang yang jual saat pagi cocok untuk sarapan, karena bulan puasa, ada juga beberapa yang menjual saat sore menjelang berbuka," jelasnya pada Selasa (10/3).

Menurutnya, ayam lodho adalah salah satu kuliner yang sering muncul dalam agenda khusus warga Tulungagung seperti saat slametan. 

Ayam yang digunakan biasanya ayam kampung. Daging ayam terlebih dahulu dipanggang sebelum dimasak dengan kuah santan berbumbu rempah.

Salah satu tempat yang direkomendasikan untuk menikmati menu ini adalah Lodho Mbok’e. Warung tersebut dikenal buka saat waktu sahur maupun menjelang berbuka puasa.

Selain ayam lodho, ada juga Nasi Pecel Tumpang yang tidak kalah terkenal. Menu ini merupakan perpaduan nasi pecel dengan sambal tumpang berbahan tempe yang telah difermentasi.

Rasanya gurih, sedikit pedas, dan sangat khas. Banyak warga memilih menu ini karena cocok disantap sebagai hidangan berbuka yang ringan.

"Sebenarnya di Tulungagung juga banyak ditemukan nasi pecel, ada pecel yang biasa menggunakan bumbu kacang, ada juga beberapa yang menjual pecel tumpang," kata Yosian.

Menurut keterangannya, pecel tumpang memang lebih identik sebagai kuliner khas Kediri, meskipun ada juga yang menjualnya di Tulungagung.

Salah satu tempat yang sering direkomendasikan untuk mencicipi menu tersebut adalah Bale Mbah Uyi yang lokasinya tidak jauh dari kampus UIN SATU.

Bagi pecinta olahan daging kambing, Sate Kambing Pak Nyoto juga menjadi pilihan menarik. Sate kambing di tempat ini terkenal dengan bumbu khas dan daging yang empuk.

Terdapat juga beberapa spot menarik kuliner sate kambing yang menarik dikunjungi, tergantung selera masyarakat masing-masing.

Baca Juga : Takjil Berujung Pertunjukan Jaranan, Polisi Turun Tangan Usai Jalan Bago Tulungagung Macet

Selain sate, tersedia pula pilihan gulai kambing dengan kuah rempah yang kental dan menggugah selera.

Pilihan lainnya adalah Ayam Bakar khas Bali dan nasi liwet yang bisa ditemukan di kawasan kuliner Barat RSUD dr. Iskak Tulungagung. Menu ini cocok bagi pecinta makanan berbumbu kuat.

Ada pula Bothok Iwak Kali yang menggunakan ikan sungai sebagai bahan utama. Hidangan ini dimasak dengan bumbu kelapa pedas dan disajikan hangat.

Bagi yang ingin menikmati makanan tradisional khas Jawa, Warung Thiwul Asih juga bisa menjadi pilihan. Warung ini menyediakan menu seperti nasi tiwul, nasi ampok, hingga lodeh lompong dengan konsep prasmanan. "Ada juga warung yang khusus menjual nasi thiwul, biasanya juga menjual ampok alias nasi jagung," tambahnya.

Sementara itu, jika ingin berbuka puasa dengan suasana yang lebih santai, beberapa kafe dan warung kopi yang tersebar di Tulungagung juga bisa menjadi alternatif.

Dengan beragam pilihan tersebut, berbuka puasa di Tulungagung menjadi pengalaman kuliner yang menarik. Wisatawan maupun warga lokal dapat menikmati berbagai hidangan tradisional yang kaya cita rasa.