Trump Ngamuk Usai Diteriaki 2 Anggota DPR Muslim Saat Pidato, Singgung Deportasi
Reporter
Binti Nikmatur
Editor
A Yahya
26 - Feb - 2026, 05:26
JATIMTIMES - Pidato kenegaraan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Kongres, Selasa malam waktu setempat, memanas. Dua anggota DPR dari Partai Demokrat, Ilhan Omar dan Rashida Tlaib, meneriakinya di tengah forum.
Tak lama setelah itu, Trump meluapkan kemarahannya lewat media sosial Truth Social. Ia menyebut keduanya dengan kata-kata keras, bahkan menyarankan agar mereka “dikirim kembali ke tempat asal”.
Baca Juga : 132.364 Perusahaan di Jatim Telah Terdaftar Peserta BPJS Ketenagakerjaan, Terbanyak Nasional
Dalam unggahannya, Trump menilai Omar dan Tlaib sebagai politisi yang tidak layak berada di Kongres. Ia juga melontarkan hinaan personal.
"Ketika orang dapat berperilaku seperti itu, dan mengetahui bahwa mereka adalah Politisi yang Curang dan Korup, sangat buruk bagi Negara kita, kita harus mengirim mereka kembali ke tempat asal mereka - secepat mungkin," tulis Trump.
"Mereka hanya bisa merusak Amerika Serikat, mereka tidak dapat melakukan apa pun untuk membantunya," imbuhnya, dilansir NBC News, Kamis (26/2/2026).
Dalam unggahan yang sama, Trump menyebut keduanya “ber-IQ rendah” dan mengatakan mereka “harus dirawat di rumah sakit jiwa.” Ia juga menggambarkan mereka memiliki "mata melotot dan merah seperti orang gila, sakit jiwa dan tidak waras," saat berteriak selama pidato berlangsung.
Sebelumnya, insiden bermula ketika Trump menyampaikan pidato di hadapan parlemen. Omar dan Tlaib berulang kali menyela, terutama saat isu imigrasi dibahas.
Keduanya mengecam kebijakan imigrasi pemerintahan Trump dan menyinggung kematian warga AS yang disebut terjadi akibat tindakan aparat imigrasi ICE.
"Anda telah membunuh warga Amerika!" teriak Omar di dalam ruang sidang. Suasana sempat ricuh sebelum akhirnya pidato kembali dilanjutkan.
Baca Juga : Polres Tulungagung Gelar Rapat dan Sidak Gas LPG 3 Kg Jelang Persiapan Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Pernyataan Trump soal “mengirim kembali ke tempat asal” menuai perhatian luas karena Omar dan Tlaib merupakan warga negara AS.
Untuk diketahui, Ilhan Omar lahir di Somalia dan telah menjadi warga negara Amerika Serikat secara sah selama hampir 30 tahun. Sementara Rashida Tlaib adalah warga Palestina-Amerika yang lahir di Detroit, Michigan. Secara hukum, keduanya tidak memenuhi syarat untuk dideportasi.
Tak hanya dua anggota DPR tersebut, Trump juga menyeret nama aktor peraih Oscar Robert De Niro. Hal itu terjadi setelah De Niro mengkritik Trump dalam acara “State of the Swamp” yang digelar Partai Demokrat di Washington pada malam yang sama.
Trump kembali melontarkan serangan personal lewat unggahannya. Omar dan Tlaib "seharusnya naik perahu bersama Robert De Niro yang gila, orang sakit jiwa dan pikun lainnya yang saya yakin, memiliki IQ sangat rendah, yang sama sekali tidak tahu apa yang dia lakukan atau katakan - beberapa di antaranya sangat KRIMINAL!"
Pernyataan tersebut langsung memicu gelombang kritik di media sosial dan panggung politik AS. Hingga Kamis (26/2/2026) sore, Trump pun trending dalam penelusuran Google.
