Dari Simulasi ke Aksi Lapangan, KMD PGSD Unikama Cetak Calon Pembina Pramuka Siap Terjun
Reporter
Anggara Sudiongko
Editor
Yunan Helmy
09 - Feb - 2026, 06:56
JATIMTIMES – Menjadi pembina pramuka tidak cukup hanya paham teori. Ia dituntut sigap, tangguh, dan mampu memimpin langsung di lapangan.
Itulah ruh yang diusung Kursus Mahir Dasar (KMD) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) dalam membekali calon guru sekolah dasar dengan keterampilan kepramukaan yang aplikatif dan membumi.
Baca Juga : Lima Profesor Baru UB Dikukuhkan: Soroti Isu Kesehatan, Lingkungan, dan Data Modern Saat Orasi Ilmiah
Lapangan SMP Negeri 1 Pakisaji disulap menjadi ruang belajar terbuka bagi 154 mahasiswa PGSD Unikama, Sabtu, (8/2/2016). Selama kegiatan KMD, para peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga terjun langsung mempraktikkan keterampilan inti pramuka. Mulai dari tali-temali, mendirikan tenda, membuat bivak, hingga seni pionering, sandi, morse, dan semaphore digarap secara intensif dan berurutan.
Pendekatan belajar berbasis praktik ini membuat mahasiswa benar benar merasakan dinamika membina pramuka di lapangan. Mereka belajar bukan sekadar menghafal, tetapi memahami detail, risiko, dan strategi pembinaan yang relevan dengan karakter peserta didik sekolah dasar.
“Bukan hanya dapat materi, tapi kami langsung praktik dan jadi paham apa saja yang harus diperhatikan sebagai seorang pembina,” ujar Tama Immana, salah satu peserta KMD. Ia menilai metode simulasi membina yang diterapkan membuat proses belajar terasa hidup dan menantang.
Metode kepramukaan yang dipadukan dengan simulasi pembinaan menjadi kunci utama pelatihan ini. Fokusnya jelas, membentuk kompetensi yang bisa langsung diterapkan ketika mahasiswa terjun ke sekolah. Hasilnya pun konkret. Ketua panitia, Kakak Dian Dwi Sasmito SPd, melaporkan tingkat kelulusan peserta mencapai 100 persen.
Dari sisi akademik, kegiatan ini juga mendapat penekanan serius. Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan Unikama Dr Cicilia Ika Rahayu Nita MPd menegaskan bahwa KMD bukan sekadar pelatihan teknis, melainkan investasi karakter bagi calon pendidik.
Baca Juga : Resahkan Petani Saat Musim Panen, Komplotan Pencuri 200 Kg Jeruk di Malang Akhirnya Tertangkap
“Melalui kegiatan ini terdapat penguatan karakter yang diharapkan menjadi bekal konkret bagi mahasiswa,” ujarnya. Bekal tersebut, menurutnya, akan sangat menentukan kualitas pembinaan pramuka di sekolah dasar pada masa mendatang.
Dengan model pembelajaran yang langsung menyentuh praktik dan nilai, KMD PGSD Unikama menegaskan komitmennya mencetak calon guru yang tidak hanya siap mengajar di kelas, tetapi juga mampu membina, menggerakkan, dan menginspirasi generasi pramuka sejak dini.
