10 Jurusan SNBP dengan Persaingan Terketat, Cek Sebelum Daftar
Reporter
Binti Nikmatur
Editor
A Yahya
09 - Feb - 2026, 11:35
JATIMTIMES - Pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 telah resmi dibuka sejak awal Februari. Ribuan siswa eligible di seluruh Indonesia kini mulai berburu kursi di perguruan tinggi negeri (PTN) impian.
Sebelum menentukan pilihan, ada baiknya calon peserta melihat data persaingan tahun sebelumnya. Pasalnya, beberapa jurusan di SNBP 2025 tercatat super ketat, bahkan ada yang hanya menerima belasan mahasiswa dari ribuan pendaftar.
Baca Juga : LIMAS 2026 Jadi Strategi Unisma Bangun Ekosistem Prestasi Santri Matematika Nasional
Sebagai gambaran, pada SNBP 2025 jumlah pendaftar mencapai 776.515 siswa. Hampir 800 ribu peserta memperebutkan 155.179 kursi yang tersedia di berbagai PTN di Indonesia. Artinya, persaingan memang tidak main-main.
Di antara ratusan program studi yang dibuka, berikut daftar 10 jurusan akademik dan 10 jurusan vokasi terketat pada SNBP 2025 yang bisa jadi pertimbangan sebelum mendaftar SNBP 2026.
10 Jurusan Akademik Terketat SNBP 2025
Beberapa jurusan ini mencatat tingkat keketatan di kisaran 1 persen saja. Artinya, dari 100 pendaftar, hanya sekitar 1 orang yang diterima.
1. Ilmu Komunikasi – Universitas Negeri Jakarta (UNJ)
Pendaftar: 1.429
Diterima: 16
Keketatan: 1,12%
2. Farmasi – Universitas Nusa Cendana (Undana)
Pendaftar: 1.051
Diterima: 13
Keketatan: 1,24%
3. Keperawatan – Universitas Negeri Malang (UM)
Pendaftar: 797
Diterima: 10
Keketatan: 1,25%
4. Ilmu Komunikasi – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
Pendaftar: 1.465
Diterima: 20
Keketatan: 1,37%
5. Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) – Universitas Sriwijaya (Unsri)
Pendaftar: 1.744
Diterima: 24
Keketatan: 1,38%
6. Keperawatan – Universitas Negeri Surabaya (Unesa)
Pendaftar: 850
Diterima: 12
Keketatan: 1,41%
7. Farmasi – Universitas Mataram (Unram)
Pendaftar: 1.256
Diterima: 18
Keketatan: 1,43%
8. Keperawatan – Universitas Mulawarman (Unmul)
Pendaftar: 692
Diterima: 10
Keketatan: 1,45%
9. Teknik Pertambangan – Universitas Hasanuddin (Unhas)
Pendaftar: 1.242
Diterima: 28
Keketatan: 1,45%
10. Farmasi – UPN Veteran Jakarta
Pendaftar: 828
Diterima: 12
Keketatan: 1,45%
Dari daftar tersebut, jurusan Ilmu Komunikasi dan Farmasi tampak mendominasi persaingan paling ketat. Sementara Keperawatan juga konsisten menjadi incaran banyak siswa.
10 Jurusan Vokasi Terketat SNBP 2025
Tak hanya jalur akademik, program vokasi juga mencatat persaingan sengit. Bahkan ada yang tingkat keketatannya di bawah 1 persen.
1. Keperawatan Anestesiologi – Universitas Sebelas Maret (UNS)
Pendaftar: 1.279
Diterima: 12
Keketatan: 0,94%
2. Kebidanan – Universitas Padjadjaran (Unpad)
Pendaftar: 558
Diterima: 8
Keketatan: 1,43%
Baca Juga : Prabowo Sampaikan Strategi Industrialisasi Nasional Saat Mujahadah Kubro Satu Abad NU
3. Administrasi Bisnis – Politeknik Negeri Bandung (Polban)
Pendaftar: 775
Diterima: 13
Keketatan: 1,68%
4. Farmasi – Universitas Sebelas Maret (UNS)
Pendaftar: 702
Diterima: 14
Keketatan: 1,99%
5. Teknik Informatika – Politeknik Negeri Bandung (Polban)
Pendaftar: 1.250
Diterima: 26
Keketatan: 2,08%
6. Seni Kuliner dan Pengolahan Jasa Makanan – Universitas Negeri Jakarta (UNJ)
Pendaftar: 571
Diterima: 12
Keketatan: 2,10%
7. Akuntansi – Politeknik Negeri Bandung (Polban)
Pendaftar: 617
Diterima: 13
Keketatan: 2,11%
8. Keselamatan dan Kesehatan Kerja – Universitas Sebelas Maret (UNS)
Pendaftar: 988
Diterima: 24
Keketatan: 2,43%
9. Tata Boga – Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)
Pendaftar: 837
Diterima: 22
Keketatan: 2,63%
10. Teknik Informatika – Politeknik Negeri Jakarta (PNJ)
Pendaftar: 1.008
Diterima: 27
Keketatan: 2,68%
Program vokasi di bidang kesehatan dan teknologi terlihat menjadi primadona. Keperawatan Anestesiologi UNS bahkan mencatat keketatan paling ekstrem, di bawah 1 persen.
Ketentuan Memilih Jurusan SNBP 2026
Selain melihat tingkat persaingan, calon peserta SNBP 2026 juga perlu memahami aturan pemilihan jurusan agar strategi pendaftaran lebih matang.
Berikut ketentuannya:
• Siswa yang dinyatakan eligible dapat memilih program studi di PTN akademik dan/atau PTN vokasi.
• Setiap siswa diperbolehkan memilih maksimal dua jurusan dari satu atau dua PTN.
• Jika hanya memilih satu jurusan, siswa bebas memilih PTN di provinsi mana pun.
• Jika memilih dua jurusan, salah satunya wajib berada di PTN yang satu provinsi dengan SMA/MA/SMK asal.
Demikian 10 jurusan dengan tingkat persaingan ketat SNBP, baik jurusan di akademik hingga vokasi. Serta dilengkapi dengan informasi memilih jurusan SNBP 2026. Semoga informasi ini membantu ya.
