Tata Cara Menyembelih Hewan Kurban yang Benar Beserta Doa yang Harus Dibaca

14 - Jun - 2023, 06:00

Ilustrasi pemotongan hewan kurban. (Foto dari internet)

JATIMTIMES - Saat lebaran Idul Adha, umat Muslim dianjurkan untuk melaksanakan kurban baik sapi maupun kambing. 

Hewan kurban tersebut nantinya akan dipotong setelah Salat Id dilaksanakan. Biasanya, hewan kurban itu disembelih oleh para tokoh agama dari daerah masing-masing. Alasannya, sebab mereka dianggap lebih memahami menyembelih hewan kurban sesuai syariat Islam.

Baca Juga : Terima Dubes Palestina untuk Indonesia, Gubernur Khofifah  Tawarkan Peluang Beasiswa Pendidikan Tinggi di Jatim

Namun, sejatinya semua orang bisa melakukannya asalkan tahu mengenai tata cara penyembelihan hewan kurban dan bacaan yang harus dibacakan. 

Akan tetapi, biasanya masyarakat akan lebih memilih tokoh agama yang memang benar-benar dipercaya untuk melakukan penyembelihan hewan kurban.

Meski tidak langsung bisa menyembelih hewan kurban, namun tidak ada salahnya untuk mempelajarinya. Iya bukan?

Adapun untuk bacaan doa menyembelih hewan kurban dan tata cara yang benar sebagai berikut:

Doa Sembelih Hewan Kurban untuk Diri Sendiri 

Allaahumma haadzihii minka wa ilaika, fataqabbal minnii yaa kariim. 

Artinya: "Ya Tuhanku, hewan ini adalah nikmat dari-Mu. Dan dengan ini aku bertaqarrub kepada-Mu. Karenanya waihai Tuhan Yang Maha Pemurah, terimalah taqarrub-ku." 

Doa Sembelih Hewan Kurban untuk Orang Lain 

Bismillahi allahumma wallahu akbar. Allahumma hadza minka walaka, hadza 'an ... (menyebutkan nama orang yang berkurban)

Artinya: "Dengan menyebut nama Allah, Dia-lah yang Maha Besar. Ya Allah, [hewan kurban ini] berasal darimu dan untukmu. Hewan kurban ini berasal dari (menyebutkan nama orang yang berkurban) ... " 

Doa saat Menyembelih Hewan Kurban

Bismillah Allahumma taqobbal min Muhammad wa aali Muhammad, wa min ummati Muhammad. 

Artinya: “Dengan menyebut nama Allah, ya Allah terimalah kurban ini dari Muhammad, dari keluarga dan juga umat Muhammad.”

Tata Cara Menyembelih Hewan Kurban yang Benar

1. Rebahkan hewan kurban, kakinya diikat dan hadapkan ke samping tulang rusuk bagian kiri, ini dilakukan agar memudahkan saat proses penyembelihan

 2. Wajib baca basmalah dan takbir "Bismillahi Allahu Akbar" 

Artinya: "Dengan menyebut nama Allah, Allah Maha Besar" 

3. Baca Sholawat Nabi SAW

Allaahumma shalli alaa sayyidinaa Muhammad, wa alaa aali sayyidinaa Muhammad 

Artinya: "Tuhanku, limpahkan rahmat untuk Nabi Muhammad SAW dan keluarganya".

4. Hadap arah kiblat

Baca Juga : Camat Wongsorejo Dukung Program Bupati Banyuwangi Gelar Gala Desa Bola Voli Tiap Tahun 

5. Lalu, baca takbir (3 kali) dan tahmid (1 kali)

Allaahu akbar, Allaahu akbar, Allaahu akbar, walillaahil hamd 

Artinya: "Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, segala puji bagi-Mu". 

6. Baca doa atau niat sembelih hewan kurban seperti yang telah disebutkan sebelumnya

7. Pakai alat tajam saat menyembelih

8. Jauhkan hewan yang akan disembelih dari hewan lainnya.

9. Menyembelih hewan kurban disunnahkan mulai dari memotong bagian tenggorokan, lalu kerongkongan, kemudian dua urat nadi pada bagian leher hewan 

10. Hewan kurban yang lehernya agak panjang, maka bisa menyembelihnya di bagian atas pangkal leher 

11. Hewan kurban yang kesulitan untuk disembelih karena berontak atau jatuh, maka penyembelihan bisa dilakukan di bagian tubuh mana saja. Dan pastikan menyebut nama Allah saat menyembelih

12. Hewan kurban harus dikuliti setelah benar-benar mati. Jika dikuliti sebelum mati, maka itu disebut bangkai sebagaimana dalam hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan Imam Abu Dawud dan Imam Tirmidzi beikut ini.

“Bagian apa saja yang dipotong dari hewan ketika hewannya masih hidup, maka dia adalah bangkai.” (HR Abu Dawud dan Tirmidzi).

Diketahui, anjuran untuk berkurban bagi umat Muslim ini tertuang dalam Alquran dan hadis. Adapun anjuran berkurban dalam Alquran ini tercantum dalam surat Al Kautsar ayat 1-2 yang bunyi ayatnya sebegai berikut:

"Sesungguhnya kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. Maka dirikanlah shalat Karena Tuhanmu; dan berqurbanlah."(QS. Al Kautsar:1-2)

Anjuran berkurban juga tertuang dalam hadis yang diriwayatkan Imam Tirmidzi berikut ini:

Dari Jabir putra Abdullah RA berkata: "Pada tahun perjanjian hudaibiyah aku berhari raya kurban dengan Rasulullah SAW menyembelih kurban seekor unta untuk tujuh orang dan sapi juga untuk tujuh orang.” (HR Imam Tirmidzi).

Untuk waktu pelaksanaan kurban yaitu setelah Salat Idul Adha pada 10 Dzulhijkah hingga matahari terbenam tanggal 13 Dzulhijjah (hari tasyrik).